Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Jatim

Hujan Es Serang Pemukiman Warga, 5 Rumah di Mojowarno Rusak

A. Daroini
×

Hujan Es Serang Pemukiman Warga, 5 Rumah di Mojowarno Rusak

Sebarkan artikel ini

Jombang, Memo

Hujan es yang turun karena angin kencang di wilayah Kecamatan Mojowarno akibatkan 5 rumah rusak. Hujan angin disertai dengan es tyersebut, menyerang dua desa , diantaranya desa Sidokerto dan desa Budug.
   
Hujan deras berbaur es dan angin ribut menerpa beberapa dusun di Kecamatan Mojowarno Sabtu (8/10) siang. Beberapa kerusakan lantas dapat dirasa di Dusun Selorejo dan Dusun Sidokerto.

Baca Juga: Thariq Megah Ajukan Perlawanan Hukum atas Dakwaan KPK sementara Maidi Pilih Pembuktian

Sama seperti yang terjadi di Desa Budug, Dusun Sidokerto, Kecamatan Mojowarno ini. Di desa ini, hujan lebat bersatu angin dan es menerpa permukiman masyarakat. “Sekitaran jam 14.00 itu, ada hujan campur es dan angin ribut ,” sebut Sugiana, Kepala Desa Budug.

Sugiana menerangkan, hujan berbaur angin itu, serang area permukiman milik masyarakat. Mengakibatkan, beberapa rumah alami kerusakan, khususnya di bagian atap. “Ada sekitaran 5-6 rumah yang terimbas, yang hancur berat 4 rumah,” sambungnya.

Baca Juga: Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi Didakwa Jaksa KPK Peras STIKES Hingga Terima Fee Proyek Rp 2,25 Miliar

Kerusakan paling kronis, dikatakannya menerpa rumah punya Suwarno, salah satunya masyarakat Desa Budug. Bangunan dari sisi tempat tinggalnya habis digulung angin. “Atapnya turut terbang, terus temboknya ambruk, ruang penyimpanan soundsistemnya automatis hancur,” lontarnya.

Selainnya serang permukiman, hujan dan angin ribut tempo hari ikut juga merubuhkan beberapa pohon yang ada di tepi jalan dusun. “Listrik sempat terusik, untuk saat ini masyarakat masih lakukan kerjabakti di lokasi,” bebernya.

Baca Juga: Skenario Licik Bupati Ponorogo Bikin Perbup 114 2021 Loloskan Sultan Magetan Jadi Direktur RSUD Hingga OTT KPK

Selainnya di Dusun Sidokerto, hujan dan angin ribut terjang pemukiman, merubuhkan beberapa pohon. “Untuk di Sidokerto, ada 10 pohon roboh, 4 salah satunya menerpa bangunan,” ungkapkan Kalaksa BPBD Jombang Bambang Dwijo Pranowo.

Disamping itu, salah satunya atap teras mushola yang dibuat dari galvalum terimbas musibah ini. Atap ini, ambruk dan menerpa dua mobil yang terparkir di bawahnya. “Terhitung mobil waspada dusun punya Dusun Selorejo yang alami kerusakan pada atap dan kaca belakang,” sambungnya.

Sampai Sabtu sore, Bambang menyebutkan teamnya di atas lapangan masih bersihkan sisa pohon yang roboh. Pendataan secara terinci, masih tetap dilaksanakan. “Kita kerjakan rapid assesment dahulu, hasilnya akan kita adukan ke pimpinan untuk pemikiran cara seterusnya,” ujarnya.