” Harga dari pemerintah perkilo gabah kering panen masih sama yaitu Rp 6,5 ribu per kilogram dengan kadar air 14%,” papar Harisun.
Sesuai regulasi, masih kata Harisun, BULOG tidak membeli gabah kering panen ( GKP) dari petani plus kotoranya. Jika ditemukan ada kotoranya harus di cleansing. Jadi BULOG membayar setelah GKP sudah bebas kotoran.
Baca Juga: Kondisi Situs Peradaban Jawa Kuno Di Baron Kurang Terawat, Begini Tanggapan Pemerhati Budaya....
Sesuai dengan ketentuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Harisun mengemukakan pada 2026, pihaknya siap menyerap gabah kering panen guna memperkuat cadangan pangan pemerintah.
“Hal ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga gabah petani dan memperkuat cadangan pangan pemerintah. Untuk BULOG kediri stok cadangan pangan tersedia 70 ribu ton ,” pungkasnya.
Dari stok pangan 70 ribu ton tersebut diperuntukkan untuk tiga daerah. Yaitu Kota/ Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk. Setiap bulannya droping rata rata 5 ribu ton. ( Adi)












