Example floating
Example floating
BLITAR

Gunakan DBHCHT, DKPP Kabupaten Blitar Lakukan Sejumlah Pelatihan Kembangkan SDM Tani

Prawoto Sadewo
×

Gunakan DBHCHT, DKPP Kabupaten Blitar Lakukan Sejumlah Pelatihan Kembangkan SDM Tani

Sebarkan artikel ini

Blitar, Memo.co.id

Pemerintah Kabupaten Blitar terus mendorong kebangkitan sektor tembakau lokal melalui pendekatan ilmiah berbasis riset. Pada 2025 ini, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mengarahkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tidak hanya untuk pembangunan fisik, tetapi juga pembinaan sosial, pelatihan petani, serta penelitian pemupukan bekerja sama dengan Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Pemanis dan Serat (BRMP TAS) Kementerian Pertanian RI.

Baca Juga: Respons Cepat Polres Blitar, Arena Judi Sabung Ayam di Bajang Langsung Dibongkar

Kepala DKPP Kabupaten Blitar, Ir. Setiyana, menjelaskan bahwa program DBHCHT tahun ini dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani. Selain pembangunan infrastruktur pertanian dan penyediaan sarana produksi, pemerintah juga menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi petani tembakau guna meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka terkait budidaya yang efisien.

“Bimtek ini mencakup budidaya, kemitraan, hingga penguatan kelembagaan. Salah satu kegiatan pentingnya adalah uji pupuk untuk menentukan dosis paling ideal bagi varietas tembakau lokal,” terang Setiyana, Sabtu 22 November 2025.

Baca Juga: SPPG Tlumpu Disorot, Menu MBG di SMAN 1 Kota Blitar Dinilai Tak Layak, IPAL Bermasalah

Ia menambahkan bahwa pengujian difokuskan pada varietas tembakau Selopuro, yang sejak lama menjadi ikon pertanian Blitar. Kegiatan riset dilakukan di Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro—wilayah subur dengan sejarah panjang dalam produksi tembakau unggulan.

“Uji lapangan sudah selesai, kini kami menunggu hasil laboratorium dari BRMP TAS. Nantinya hasil riset ini akan menentukan dosis pupuk paling sesuai untuk varietas tertentu sehingga petani memiliki acuan yang jelas dan ilmiah,” imbuhnya.

Baca Juga: Era Digital dan Tantangan Akurasi, Jairi Irawan Gelar Diskusi Bersama Jurnalis Blitar