Example floating
Example floating
PeristiwaSURABAYA RAYA

Dugaan Malpraktik Usai Operasi Amandel, Keluarga Minta Polisi Tuntaskan Kasus

A. Daroini
×

Dugaan Malpraktik Usai Operasi Amandel, Keluarga Minta Polisi Tuntaskan Kasus

Sebarkan artikel ini
Dugaan Malpraktik Usai Operasi Amandel, Keluarga Minta Polisi Tuntaskan Kasus

Sidoarjo, Memo
– Kematian Bhagas Priyo (28), pemuda asal Sidoarjo, Jawa Timur, pascaoperasi amandel di sebuah rumah sakit, menyisakan duka mendalam bagi keluarganya. Mereka kini mendesak pihak kepolisian untuk segera menuntaskan proses hukum terkait dugaan malpraktik medis yang disinyalir menjadi penyebab kepergian Bhagas.

Ibunda almarhum, Anju Vijayanti, warga Desa Sepande, Kecamatan Candi, mengungkapkan bahwa putra keduanya itu meninggal dunia hanya beberapa jam setelah menjalani prosedur operasi. Pihak rumah sakit menyatakan gagal jantung sebagai penyebab kematian. Namun, pernyataan ini dibantah keras oleh keluarga.

Baca Juga: Fenomena Lubang Amblas Gemparkan Warga, Pakar Geologi UGM Beberkan Ini

Menurut Anju, Bhagas tidak memiliki riwayat penyakit jantung dan dalam kondisi sehat sebelum dioperasi. Kematian mendadak pascaoperasi tersebut memunculkan dugaan kuat adanya kelalaian medis. “Saya mengantar anak saya ke rumah sakit dalam keadaan sehat, dan saya pulang sudah tidak ada,” tutur Anju sembari menangis saat ditemui di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Nurani Surabaya pada Senin (26/5).

Anju, didampingi anaknya, menunjukkan sejumlah foto Bhagas sebelum operasi, salah satunya memperlihatkan almarhum duduk di ranjang rumah sakit. Ia juga menyoroti ketiadaan persetujuan operasi dari pihak keluarga. “Kami dari pihak keluarga tidak pernah dimintai persetujuan untuk operasi. Saya tanyakan apakah ada berkas yang perlu saya tandatangani untuk persiapan operasi, kata pihak perawat, tidak ada yang perlu Ibu tandatangani,” terangnya.

Baca Juga: Kejari Kota Kediri Mutasi, Theresia Tri Widorini Geser Berganti Rivo Chandra Makarupa