Example floating
Example floating
BLITAR

DPD Golkar Kota Blitar Gelar Tasyakuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional untuk Presiden ke-2 RI Soeharto

Prawoto Sadewo
×

DPD Golkar Kota Blitar Gelar Tasyakuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional untuk Presiden ke-2 RI Soeharto

Sebarkan artikel ini

Blitar, Memo.co.id

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Blitar menggelar tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Republik Indonesia, H. Soeharto. Acara berlangsung sederhana namun khidmat, dihadiri jajaran pengurus serta kader muda Partai Golkar.

Baca Juga: Mediasi Warga dan Pengelola Kos-Kosan di Sananwetan Blitar, Kelurahan Tegaskan Fungsi Usaha Harus Sesuai Aturan

Ketua DPD Golkar Kota Blitar, Mohammad Hardi Usodo, atau yang akrab disapa Mas Dodok, menyampaikan bahwa gelar tersebut merupakan bentuk penghargaan yang sangat layak bagi Soeharto, mengingat kontribusinya dalam menjaga stabilitas Indonesia di berbagai sektor.

“Gelar ini sangat layak diberikan. Bapak Soeharto telah berjasa dalam menjaga ststabilitas ekonomi dan politik Indonesiadan terkenal sebagai Bapak Pembangunan. Beliau bukan hanya prajurit, tetapi juga pejuang bangsa,” ujar Mas Dodok.

Baca Juga: Resahkan Warga di Bulan Ramadhan, Kafe GPJ Kanigoro Diduga Jadi Ajang Mabuk hingga Dinihari

Ia juga menekankan bahwa Soeharto memiliki hubungan historis yang kuat dengan Partai Golkar. Menurutnya, Soeharto adalah salah satu tokoh penting dalam pendirian Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar) pada 20 Agustus 1964, yang menjadi cikal bakal Partai Golkar hingga hari ini.

“Beliau adalah pendiri partai ini bersama tokoh-tokoh lainnya. Jasa beliau membawa Golkar tumbuh dan berperan besar di kancah politik nasional. Bahkan di daerah, termasuk Kabupaten dan Kota Blitar, pengaruhnya sangat terasa,” tuturnya.

Baca Juga: SPPG Sumberingin Berbagi Takjil, 75 Relawan Terima Parsel Lebaran dan Menu Istimewa MBG

Mas Dodok menyampaikan bahwa tasyakuran ini menjadi momentum untuk mengingat perjuangan Soeharto dan mempertegas komitmen kader dalam menjaga marwah Partai Golkar.