“Kami ingin pemanfaatan lahan tidak hanya produktif, tapi juga berkelanjutan. Lamongan punya banyak potensi pertanian yang belum tergarap maksimal,” ujarnya.
Ia mencontohkan wilayah Kecamatan Solokuro yang mampu memanen jagung tiga kali dalam setahun. Potensi tersebut akan terus dikembangkan lewat sinergi lintas sektor.
Kapolres juga membuka peluang bantuan benih dan pupuk bagi wilayah lain yang memiliki kesiapan dan komitmen untuk mengembangkan pertanian, dengan koordinasi lintas lembaga.
Sementara itu, Manajer PT Nikos Jaya Benih Unggul, Nurkan, menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut. Pihaknya menyediakan benih jagung unggul jenis N137 Piton yang diklaim tahan terhadap cuaca ekstrem dan serangan hama bulai.
“Benih ini terbukti cocok ditanam di lahan kering dan tetap menghasilkan panen optimal. Kami berharap melalui kolaborasi ini, hasil pertanian masyarakat semakin meningkat,” tuturnya.












