Doa Doa Ketika Melihat Hilal atau Bulan Sabit
-Dalam Islam penentuan awal bulan dilakukan dengan pengamatan hilal. Hilal yakni bulan sabit muda pertama yang dapat dilihat setelah terjadinya konjungsi (ijtimak, bulan baru) pada arah dekat matahari terbenam yang menjadi acuan permulaan bulan dalam kalender Islam. Tentunya dalam penentuan awal bulan dalam kalender hijriah semisal penentuan awal Ramadhan dilakukan oleh orang-orang yang memahami astronomi atau ilmu falak serta menguasai fiqih.
Baca Juga: Pemerintah Umumkan Idulfitri 2025: Catat Tanggalnya, Jangan Sampai Salah
Terlepas dari itu, Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa ketika seorang Muslim melihat hilal. Doa ini juga dapat dibaca ketika seorang Muslim mendengar ahli telah melihat hilal.
Baca Juga: Lebaran Diprediksi Serentak, Hilal di Akhir Ramadan
Doa ini sebagaimana diwasiatkan Rasulullah kepada Ali bin Abi Thalib dalam kitab Wasiyatul Mustofa yang disusun Syekh Abdul Wahab bin Ahmad bin Ali bin Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Musa Asy Syarani Al Anshari Asy Syafi’i Asy Syadzili Al Mishri atau dikenal sebagai Imam Asy Syaran.
يَا عَلِيُّ، إِذَا رَأَيْتَ الْهِلَالَ فَهَلِّلْ ثَلَاثًا وَكَبِّرْ ثَلَاثًا قُلْ اللهُ أَكْبَرُ وَأَعَزُّ وَأَقْدَرُ مِمَّا أَخَافُ وَأَحْذَرُ
Baca Juga: Kemenag Umumkan Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2025
Wahai Ali, jika engkau melihat hilal, maka bacalah tahlil tiga kali, dan takbir tiga kali, dan bacalah :
اللهُ أَكْبَرُ وَأَعَزُّ وَأَقْدَرُ مِمَّا أَخَافُ وَأَحْذَرُ
Allah yang Maha besar, yang Maha Perkasa dan yang Maha Kuasa dari perkara yang aku takuti dan aku khawatirkan.












