Pernyataan dari Israel yang menegaskan akan bertindak dengan keras terhadap Gaza, bahkan dalam jangka waktu berbulan-bulan, turut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sentimen pasar.
Namun, di sisi lain, proses pengisian minyak di pelabuhan Novorossiisk di Laut Hitam, Rusia, dihentikan karena adanya badai. Meskipun begitu, terminal Konsorsium Pipa Kaspia (CPC) di sekitar pelabuhan tersebut telah kembali beroperasi, menurut keterangan dari kementerian energi Kazakhstan.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
Produksi minyak di Rusia, yang merupakan produsen minyak terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Arab Saudi, diprediksi akan tetap stabil atau bahkan meningkat tahun depan. Ini karena Moskow telah berhasil mengatasi sebagian besar sanksi yang diberlakukan oleh negara-negara Barat, menurut para analis.
Gejolak Pasar Minyak: Serangan, Pengiriman Global, dan Prediksi Rusia












