Ismail juga membagikan data terkait jumlah percakapan yang terkait dengan masing-masing calon presiden di media sosial. Percakapan tentang Anies disebut paling banyak, mencapai 128 ribu atau sekitar 45 persen dari total volume. Sementara Ganjar mendapat sekitar 82 ribu percakapan (29 persen) dan Prabowo 76 ribu percakapan (27 persen).
Data percakapan ini diambil pada 4 Februari 2024, mulai pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB.
Baca Juga: Indonesia Leadership Outlook 2025: 7 Tantangan Besar Pemimpin! Korupsi, Digitalisasi, & Ekonomi Jadi Sorotan
“Jadi data ini mencakup periode dari awal (debat calon presiden) hingga selesai,” tambah Ismail.
Analisis Sentimen Netizen Terhadap Calon Presiden: Debunking Ekspektasi dan Dinamika Debat Terakhir
Dengan proporsi sentimen yang mengejutkan, hasil analisis Drone Emprit memberikan gambaran yang berbeda dari persepsi netizen terhadap calon presiden. Debunking ekspektasi, debat terakhir menciptakan keseimbangan antara ketenangan dan intensitas dalam berbicara.
Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik
Hasil ini mencerminkan pentingnya melihat dinamika sebenarnya di balik layar politik yang seringkali dipenuhi oleh asumsi dan harapan.