Namun, kenyataannya, meskipun pemerintah menghentikan penyaluran dana ke LPDP, program beasiswa yang selama ini diberikan akan tetap berjalan. Sebab, selama periode 2010 hingga 2023, anggaran yang diberikan pemerintah kepada LPDP tidak langsung digunakan untuk membiayai para penerima beasiswa. Anggaran tersebut sejauh ini dialokasikan untuk dana abadi yang dikelola oleh LPDP.
Keberlanjutan Beasiswa LPDP Tanpa Penyaluran Dana Terbaru
Berdasarkan data dari Nota Keuangan RAPBN 2024 pada Rabu (17/1), akumulasi dana abadi di bidang pendidikan yang dikelola oleh LPDP telah mencapai Rp134,1 triliun sejak tahun 2010. LPDP, sebagai pengelola dana abadi, melakukan investasi pada berbagai instrumen dengan harapan mendapatkan nilai tambah dan risiko yang dapat diukur (expected return).
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
Hasil dari return Dana Abadi tersebut biasanya digunakan oleh LPDP untuk membiayai program beasiswa, baik di dalam maupun di luar negeri. Artinya, meskipun penyaluran dana dari pemerintah dihentikan, LPDP masih dapat membayar program beasiswa dari return yang signifikan.
Pada tahun 2024, LPDP menargetkan hasil dari pengembangan akumulasi dana abadi di bidang pendidikan mencapai Rp8,49 triliun. Target penerima beasiswa LPDP tahun 2024 diestimasi sebanyak 3 ribu orang, sementara jumlah mahasiswa yang masih dalam pendanaan mencapai 3.120 orang.
Baca Juga: Kabar Gembira Mei 2026: Intip Rincian Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Golongan IIIb
Berpegang pada Komitmen, Beasiswa LPDP Terus Berkilau Meski Dana Dihentikan
Meskipun pemerintah memutuskan untuk menghentikan penyaluran dana, program beasiswa LPDP tidak terhenti. LPDP dapat mengandalkan return dari dana abadi yang cukup besar untuk memastikan kelangsungan program beasiswa baik di dalam maupun di luar negeri.
Dengan target pengembangan dana abadi mencapai Rp8,49 triliun pada tahun 2024, LPDP tetap optimis dapat memberikan dukungan finansial kepada 3 ribu penerima beasiswa, serta 3.120 mahasiswa yang masih dalam pendanaan.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional












