Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Curah Hujan Tinggi, Petani Tembakau Gagal Panen

A. Daroini
×

Curah Hujan Tinggi, Petani Tembakau Gagal Panen

Sebarkan artikel ini

FOTO ; Petani tembakau di Kabupaten Nganjuk memperlihatkan kondisi tanamannya yang rusak karena diserang hama biduren dan terguyur hujan terus menerus .

Baca Juga: Majelis Hakim Pertimbangkan Penglibatan Bupati dan Pejabat di Pemkab Dalam Kasus Suap Perangkat Desa di Kediri

NGANJUK,MEMO.CO.ID –

Hujan deras yang mengguyur kawasan area pertanian tembakau di tiga kecamatan di Kabupaten Nganjuk adalah bencana besar bagi kelompok petani tembakau . Ancanman terbesar adalah gagal panen. Dengan begitu kerugian petani ratusan juta sudah nampak didepan mata.

Baca Juga: Sidang Kasus Perangkat Desa Kediri: Terdakwa Ungkap Arahan Bupati Dhito Menangkan Caleg PDIP dalam Pledoi

Total lahan di tiga kecamatan sentra tanaman tembakau yaitu Lengkong,Ngluyu dan Jatikalen kisaran mencapai 50 hektar kondisinya sudah memprehatinkan.
”Hampir 75 persen tanaman tembakau di ladang sudah rusak, karena hujan deras terus menerus ,” ujar Sumitro petani asal Desa Sumberkepuh Kecamatan Lengkong kemarin (19/1).

Dijelaskan Sumitro akhir akhir ini petani dihadapkan dengan munculnya hama baru tembakau selain hama ulat daun dengan istilah biduren. Ciri khusus tanaman diserang hama biduren adalah daun tembakau menjadi keriting dalam kurun waktu sangat singkat.

Baca Juga: KPK Selidiki Asal Muasal Uang Setoran Belasan Kepala Dinas Untuk Bupati Tulungagung

‘’ Tanaman yang terkena penyakit tersebut harus dicabut dan diganti tanaman baru. Kalau dibiarkan, pertumbuhan tidak optimal dan daun tidak laku dijual. Meskpiun disemprot pestisida, namun pertumbuhan tanaman tak juga pulih.” Keluh Sumitro.