Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Home

Cekcok Suami Istri , Berujung Tembakan Maut ke Istri Sendiri – Di Balik Teasnya Pegawai BNN

A. Daroini
×

Cekcok Suami Istri , Berujung Tembakan Maut ke Istri Sendiri – Di Balik Teasnya Pegawai BNN

Sebarkan artikel ini


Jakarta, Memo.co.id

Pelaku penambakan pegawai BNN yang didiuga suaminya sendiri bernama Abdul Malik Azis sudah ditangkap. Dalam penyidikan sementara , diketahuyi keduanya sering cek cok. Terakhir korban Indria Kameswari minta dibelikan mobil dan rumah mewah. Indira Kameswari adalah korban yang sudah menikah dan menjadi janda 4 kali. Sedang oelaku pembunuhan tak lain suaminya sendiri adalah duda 1 kali.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Ayahnya, Megawati Pertegas Semangat Merawat Warisan Bung Karno 

Sebelum tewas, Indria dikabarkan sempat terlibat cekcok dengan suaminya. Hasil olah TKP oleh polisi, ditemukan luka di punggung korban yang diduga ditembak pelaku. Setelah ditangkap, Abdul diperiksa oleh petugas terkait pembunuhan yang dilakukan kepada pegawai Balai Diklat BNN ini. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui sudah merencanakan pembunuhan tersebut.

“Berdasarkan pengakuan sementara, dia (Abdul Malik) memang berniat melakukan pembunuhan kepada korban Indria Kameswari,” kata Dirkrimum Polda Jawa Barat Kombes Umar S Fana saat dikonfirmasi wartawan. Abdul sempat memberikan pernyataan yang berubah-ubah pada awal pemeriksaan yang dilakukan kepadanya. Abdul kadang mengakui membunuh istrinya secara tidak sengaja. Di lain kesempatan dia mengakui membunuh istrinya karena pertengkaran.

Baca Juga: Kapolres Blitar Klarifikasi Isu Dugaan Penganiayaan Ajudan Wakapolres

“Pengakuannya masih gonta-ganti masih belum kooperatif, jadi masih berubah-ubah terus kita belum bisa jadikan pengakuan sementara ini jadi modus operandinya, latar belakangnya masih kita dalami,” ujar Umar.

Selain mendalami keterangan dari Abdul, polisi juga tengah mencari senjata api yang dipakai pelaku. Alat bukti ini dibutuhkan untuk menetapkan Abdul melakukan pembunuhan berencana kepada Indria.

Baca Juga: Beky Herdihansah Janji Perjuangkan Harga Telur Peternak Rakyat Blitar, Siap Surati Pemerintah Pusat

“Belum (dapat barang bukti) masih didalami. Itu juga belum dapat (informasi pembunuhan berencana) apa lagi merencanakan atau tidak, modusnya belum terkuak dengan sempurna, tapi kalau modus kita dapat baru kita bicara apakah pembunuhannya rencana atau tidak,” jelas Umar.

“Berdasarkan visum, betul korban memang luka (karena) tembak. Untuk jenis senjata yang digunakan tersangka kita belum pastikan. Kita masih cari bukti otentiknya (senpi),” ujar Umar.

Korban Sudah Menjada 4 Kali, Pelaku Duda 1 Kali

Siti Nuraini, anggota kerabat keluarga Abdul Malik menyatakan permohonan maaf atas peristiwa yang terjadi. Kakak kandung Abdul, Siti Nuraini mengatakan adiknya tak punya niat membunuh istrinya.

“Saya mohon maaf, atas nama keluarga mohon maaf kepada BNN, dan ini tolong, dan ini mohon dilakukan seadil-adilnya. Jangan didahulukan masalah korps, karena ini kan masalah pribadi, antara Pak Malik (AM) dan Indria. Karena psikologis, adik saya setelah menikah dengan Indria sangat berubah,” kata Siti Nuraini, saat ditemui di Mapolres Bogor, Senin (4/9).

Siti mengatakan, Abdul adalah suami kelima Indria setelah berstatus janda. Abdul bekerja sebagai kontraktor perumahan.

“Adik saya itu duda satu kali, kalau Ibu Indria janda 4 kali. Jadi adik saya itu suami kelima Ibu Indria. Pekerjaan adik saya itu wiraswasta, di perumahan, kontraktor, dia (AM) tidak pernah jadi anggota,” ungkap Siti.

Dia juga mengatakan Abdul pernah mengalami penganiayaan oleh Indria selama menikah. Abdul juga pernah mendapat ancaman dari Indria.

“Pernah tanggal 23 bulan 2 tahun 2016 itu, muka adik saya memar-memar. Saya tidak terima kan, saya bawa visum itu adik saya. Tapi pas saya mau laporkan ini Ibu Indria, adik saya melarang. Ya sudah, waktu itu kami diam, tapi kami punya bukti visum,” ujar Siti. ( ed )