Example floating
Example floating
BLITAR

Blitar Memanen Masa Depan, Akankah Halaman Rumah Jadi Penyelamat Ketahanan Pangan Kota?

A. Daroini
×

Blitar Memanen Masa Depan, Akankah Halaman Rumah Jadi Penyelamat Ketahanan Pangan Kota?

Sebarkan artikel ini
Blitar Memanen Masa Depan, Akankah Halaman Rumah Jadi Penyelamat Ketahanan Pangan Kota

Dewi menjelaskan bahwa manfaat program ini bukan hanya sekadar swasembada pangan. Dengan berkebun di pekarangan, warga tak perlu lagi sering-sering berbelanja ke warung, secara langsung meringankan beban ekonomi harian. Ini adalah langkah nyata menuju kemandirian ekonomi rumah tangga, satu potong sayuran pada satu waktu.

Saat ini, luas lahan sawah di Blitar hanya tersisa sekitar 980 hektar. Angka ini menjadi pengingat betapa gentingnya situasi. Namun, ada secercah harapan. Upaya pemberdayaan masyarakat melalui KWT dan kelompok tani telah menunjukkan hasil yang menjanjikan.

Baca Juga: Suami di Blitar Tega Aniaya Istri Muda Akibat Cemburu Buta Live TikTok

Dalam sekali panen, mereka mampu menghasilkan 15 hingga 25 kilogram sayuran segar. Ini bukan hanya untuk konsumsi pribadi, tapi juga membuka peluang penjualan, menggerakkan roda ekonomi lokal dari skala mikro.

DKPP berharap, gerakan menanam di pekarangan ini akan menjadi solusi jangka panjang. Tak hanya sebagai tameng terhadap alih fungsi lahan, tetapi juga fondasi kokoh bagi ketahanan pangan kota di masa mendatang. Mungkinkah jawaban atas krisis pangan perkotaan ada di balik pagar rumah kita? Blitar tampaknya sedang berusaha membuktikannya.

Baca Juga: Program MBG Resmi Bergulir di Sananwetan, SPPG Sananwetan Gedog 3 Jangkau 13 Sekolah