Example floating
Example floating
UMKM

Bangkit Bersama Industri Olahan, Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Jatim

A. Daroini
×

Bangkit Bersama Industri Olahan, Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Jatim

Sebarkan artikel ini
Kepala Biro Perekomian Pemprov Jawa Timur, Ir.Tiat Surtiati Suwardi, M.Si
Kepala Biro Perekomian Pemprov Jawa Timur, Ir.Tiat Surtiati Suwardi, M.Si

Sementara itu, tentang populasi UKM di Jawa Timur, usaha menengah sebanyak 0,70 %. Sedang untuk Usaha kecil sebanyak 5,92 %.

Sisanya, yakni Usaha kecil dan menengah, paling banyak, yaitu berkisar 93,37 %. Dengan data tersebut, usaha kecil menengah sangat mendominasi terhadap populasi UKM di Jatim.

Baca Juga:   Hasil Sidak Mendadak Tinjau Pasar Larangan Khofifah Temukan Harga Komoditas Bahan Pokok Di Atas HET Dan Minta Satgas Pangan Segera Bertindak

Industri Pengolahan Sumbang Kegiatan Ekonomi dan Lapangan Kerja

Industri pengolahan memiliki peranan sangat besar sekali. Khususnya industri mekanan minuman yang dikelola oleh usaha kecil menengah. Dari data yang diinventarisir Disperinndag Jawa Timur, terdapat 821.236 unit usaha pengolahan . Dari jumlah tersebut, ada sekitar 796.947 unit usaha, dikelola usaha kecil menengah. Jumlah usaha yang dikelola usaha kecil menengah mencapai 97.03 %

Dari sisi sumbangan terhadap kegiatan ekonomi di Jawa Timur, UKM memiliki peran paling besar, dibanding industri besar, yang hanya 0,15 % atau 1.321 unit usaha. ” Data itu menunjukkan angka kelompok usaha kecil menengah dalam kegiatan menggerakkan ekonomi Jatim dari sektor industri pengolahan, sangat besar,” tambah Kepala Biro Perekonomian Tiat Surtiati.

Baca Juga: Tindak Tegas Pedagang Nakal Sidak Jelang Ramadhan Satgas Pangan Polres Mojokerto Temukan Beras Dijual di Atas HET

Sementara itu, dari sisi penciptaan lapangan kerja, industroi pengolahan di Jawa Timur memberikan kontribusi terhadap lapangan kerja sebanyak 3.219.203 orang. Dari tiga juta lebih tenaga kerja tersebut, yang tersebar di usaha kecil sebanyak 1.852.973 tenaga kerja, atau dalam prosentase sebanyak 57,56 %.

Jika dibandingkan dengan industri besar, dalam kelompok industri pengolahan, hanya 11,95 % atau 384.895 tenaga kerja. Sisanya dari usaha menengah, yakni 981.535 atau 30,49%. ” Sekali lagi, kontribusi usaha kecil menengah sangat dominan terhadap perekenomian di Jawa Timur,” tambahnya.

Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele

Industri pengolahan, menjadi bagian yang penting untuk mendorong ekonomi Jawa Timur. Dalam perjalanannya memang industri yang paling menonjol sumbangannya pada PDRB di Jawa Timur adalah industri pengolahan makanan minuman sebesar 37,29 persen. Disusul industri yang terkait dengan tembakau sebesar 5,82 persen, dan industri kimia farmasi sekitar 8 persen. ( joko )