Example floating
Example floating
Home

Bandara Supadio Turis Luar Negeri Ditolak, Warga Panik?

Alfi Fida
×

Bandara Supadio Turis Luar Negeri Ditolak, Warga Panik?

Sebarkan artikel ini
Bandara Supadio Turis Luar Negeri Ditolak, Warga Panik?
Bandara Supadio Turis Luar Negeri Ditolak, Warga Panik?

Selain itu, Harisson juga menyatakan keprihatinannya terhadap kebiasaan masyarakat Kalimantan Barat yang sering melakukan perjalanan ke luar negeri, terutama ke Malaysia (Kuching-Sarawak), untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Pertimbangan ini penting karena ada tanda-tanda bahwa beberapa warga kami telah memiliki kepercayaan berlebih terhadap sistem kesehatan di luar negeri, sehingga mereka merasa tidak akan sembuh jika tidak mendapatkan pengobatan di luar negeri,” tambahnya.

Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional

Lebih lanjut, Harisson mengungkapkan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau dan mengevaluasi dampak keputusan ini guna memastikan bahwa kepentingan masyarakat tetap terjamin.

Dampak Pencabutan Status Internasional Bandara Supadio: Masyarakat Kalimantan Barat Harus Beralih ke Layanan Kesehatan Lokal

Pencabutan status internasional Bandara Supadio oleh Kemenhub memunculkan sejumlah dampak signifikan. Pertama, adanya peningkatan perhatian terhadap jumlah penduduk yang berpergian ke luar negeri dibandingkan dengan turis asing yang masuk. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di luar negeri, terutama ke Malaysia, yang mengkhawatirkan.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

Kedua, pemerintah daerah harus memonitor dampak keputusan tersebut, terutama terkait pemenuhan kepentingan masyarakat. Ketiga, diperlukan upaya untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memanfaatkan layanan kesehatan lokal untuk mendukung pembangunan sektor kesehatan dalam negeri.