
Riau, Memo.co.id
Gara gara cemburu, rumah tetangga sebelah jadi rata tanah. Dibakar api cemburu, rumah tetangga sebelah juga jadi arang. Namun, tak ada asap, jika tak ada api. Api cemburu tak kan padam, bila perselingkuhan sekedar rumor atau isu belaka. Sebuah akibat muncul dari sebab. Demikian pula sebaliknya, sebuah sebab akan memunculkan beberapa akibat.
Puisi bergenre balada kehidupan itu, tampaknya terpotret dalam kehidupan nyata di Desa Payung Sekaki Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rohul, Propinsi Riau. Sarwono, usia 29 tahun, nekat membakar rumah milik Joni, tetangganya sendiri. Rumah Joni dibakar dengan bahan bakar dengan menyulutkan korek api hingga rumah dilalap si jago merah, hingga rata tanah.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo, mengatakan bahwa pembakaran rumah di desa Payung Sekaki itu dipicu api cemburu. Sebelumnya, Sarwono cemburu lantaran istrinya diduga ada perselingkuhan dengan tetangganya sendiri. Dugaan Sarwono tersebut tertuju pada Joni.
Baca Juga: Skandal Seleksi Perangkat Desa Kediri Terbongkar, Unisma Akui Proses Ujian Tidak Benar Harus Dicabut
“Pelaku datang ke rumah korban dengan membawa parang dan sampai rumah korban langsung mendobrak pintu,” kata Guntur. Yang ada di rumah hanya istri Joni yaitu Jumiati.Jumiati mengatakan bahwa suaminya tidak ada di rumah. Namun, karena Sarwono kelihatan ngamuk karena dibakar api cemburu, istri Joni tersebut lari ke luar rumah dari pintu belakang. Sedang Sarwono menunggu kedatangan Joni di halaman depan.
Sarwono kembali datang ke rumah Joni setelah berali kali tidak menemukan di rumahnya. Kali ini, dia nekat akan memberi pelajaran pada tetangganya tersebut. Tapi, Joni yang dicari tetap saja tidak ada. Sarwono melihat di rumah Joni ada kapak dan diambilnya.
Baca Juga: Sidang Tipikor Ungkap Perusahaan Anggota DPRD dari PDIP Kediri, Borong Proyek Konsumsi hingga Laptop
Lelaki tersebut juga melihat ada jurigen berisi bahan bakar. Kapak yang sudah dipegangi digunakan untuk menebas jurigen berisi bahan bakar tersebut. Minyak dalam jurigen tersebut menggenangi rumah JOni. Seketika itu juga, Sarwono mengambil korek api dan menyulutkan ke sebuah kertas dan melempar ke genangan minyak yang sudah tumbah rata tanah.
Ibarat ledakan bahan bakar, seketika itu juga rumah Joni tersebut berkobar kobar dilalap amukan si jago merah. Api terus menjilat ke seluruh bagian dinding rumah hingga bangunan tersebut roboh dan menjadi abu rata tanah. Tidak ada korban jiwa, karen Jumiati sudah melarikan diri. Joni yang dicari cari juga menghilang tidak kunjung datang.
“Pelaku memang cemburu karena dapat kabar dari orang lain istrinya selingkuh dengan Joni. Padahal sama sekali tidak ada bukti soal dugaan selingkuh itu. Kini tersangka sudah kami amankan,” ungkap Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo. ( ed )












