Irjen Pol Helmy Santika, Kapolda Lampung, menjelaskan bahwa *delay system* ini adalah langkah antisipatif untuk mencegah antrean yang tidak terkendali. “Kami menerapkan sistem ini agar petugas pelabuhan dapat mengatur lahan parkir dan proses bongkar muat kendaraan dengan lebih efisien. Saat ini, status masih hijau, dan kami berharap tidak perlu meningkatkan ke kode kuning,” ujarnya.
Lebih lanjut, Irjen Helmy mengimbau para pengguna jalan tol menuju Bakauheni untuk bersabar dan memanfaatkan lima *rest area* yang telah disediakan. Informasi terbaru mengenai situasi akan terus diperbarui untuk membantu pemudik dalam perjalanan mereka.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
“Kami telah menyiapkan lima *rest area* di sepanjang jalan tol, yang dapat menampung hingga 2.000 kendaraan. Di jalur arteri, tersedia juga lokasi alternatif seperti Gelanggang Olahraga (GOR) Way Kanan di Lintas Tengah dan Rumah Makan Tiga Saudara, yang dapat menampung hingga 1.000 kendaraan sebelum melanjutkan perjalanan,” tambahnya.












