Example floating
Example floating
Home

Bagaimana Klaster Telur Asin Abinisa Mengubah Usaha UMKM di Banten

Alfi Fida
×

Bagaimana Klaster Telur Asin Abinisa Mengubah Usaha UMKM di Banten

Sebarkan artikel ini
Bagaimana Klaster Telur Asin Abinisa Mengubah Usaha UMKM di Banten
Bagaimana Klaster Telur Asin Abinisa Mengubah Usaha UMKM di Banten

Susi Rahwati, pemilik UMKM Abinisa, mengungkapkan bahwa salah satu kunci kesuksesan usaha mereka adalah konsistensi dalam menjaga kualitas produk. Mereka menggunakan kepala udang sebagai pakan bebek, yang menjadi salah satu inovasi yang membedakan produk mereka dari produk sejenis di pasaran.

Saat ini, klaster usaha telur asin Abinisa telah berhasil mencapai omset per bulan yang dapat mencapai ratusan juta rupiah. Namun, mereka juga menghadapi tantangan, terutama terkait dengan ketersediaan bahan baku kepala udang. Meskipun mereka mendapatkan pasokan dari supplier, terkadang terjadi keterlambatan pengiriman yang dapat mengganggu proses produksi.

Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan

Dalam hal ini, Susi Rahwati juga mengungkapkan bahwa BRI memberikan dukungan yang sangat berarti bagi klaster tersebut. BRI memberikan pendampingan berupa pelatihan, termasuk pelatihan pemasaran digital dan pengembangan produk. “BRI sering memberikan arahan dan pendampingan yang sangat berguna untuk kelompok UMKM kami,” ujarnya.

Program pemberdayaan klaster usaha yang diinisiasi oleh BRI bertujuan untuk membantu kelompok usaha yang memiliki kesamaan dalam satu wilayah untuk saling mendukung dalam peningkatan dan pengembangan usaha mereka. Hingga akhir Juli 2024, BRI telah memiliki 31.488 klaster usaha yang tergabung dalam program Klasterku Hidupku, serta menyelenggarakan 2.184 pelatihan sebagai bagian dari program tersebut.

Baca Juga: Kabar Gembira Mei 2026: Intip Rincian Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Golongan IIIb

Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari, menjelaskan bahwa program Klasterku Hidupku merupakan salah satu strategi utama BRI dalam mengutamakan pemberdayaan. “Strategi bisnis mikro BRI di tahun 2024 akan fokus pada pemberdayaan yang berada di depan pembiayaan. Kami berkomitmen untuk mendukung pelaku UMKM melalui kerangka pemberdayaan yang dimulai dari fase dasar, integrasi, hingga interkoneksi,” jelas Supari.

Klaster Telur Asin Abinisa di Desa Sujung: Peningkatan Kualitas dan Kapasitas Usaha UMKM di Banten

Klaster Telur Asin Abinisa telah membawa perubahan signifikan bagi pelaku usaha di Desa Sujung dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi telur asin serta produk turunannya seperti egg roll. Strategi pemasaran yang lebih modern dan akses pasar yang lebih luas, terutama melalui platform e-commerce, telah membantu pelaku usaha menjangkau konsumen di berbagai daerah, meningkatkan pendapatan, dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat setempat.

Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional