” Nganjuk sekarang sudah layak menyandang predikat kota pahlawan mas bukan lagi hanya disebut kota angin saja, ” optimisnya.
Untuk gagasan pembangunan monumental itu masih kata Kelik sudah pernah disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur , Khofifah Indar Parawansa beberapa waktu yang lalu sebelum agenda penganugrahan Marsinah jadi pahlawan nasional.
Baca Juga: Apa Hak Korban Penganiayaan Di Bawah Umur ? Begini Tanggapan Aktifis Sosial Tanti Niswatin
Selain menggagas Musium Marsinah, Kelik juga mengusulkan sejarah perjuangan Marsinah bisa dimasukkan dalam kurikulum sekolah. Selain itu disinggung juga oleh Kelik diusahakan Desa Nglundo tempat kelahiran Marsinah mendapat prioritas khusus untuk urusan pembangunan.
” Pertimbangannya dari desa itu telah melahirkan putri bangsa yang memiliki catatan emas khususnya sebagai pejuang kaum buruh , daerah harus punya pertimbangan khusus,” gagas Kelik.
Gagasan lain disampaikan Kelik yaitu untuk menumbuh kembangkan sektor ekonomi kerakyatan di Desa Nglundo dibuatkan rest area di sekitar patung Marsinah bisa dijadikan pusat UMKM.
” Usulan ini bertujuan sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat,” harap Kelik.
Baca Juga: Sidang Tipikor Kades Dadapan Final, Hakim Jatuhi Hukuman 2 Tahun Penjara
Sementara untuk pemikiran positif lainnya masih disimpan rapi oleh Kelik. Belum saatnya dipublikasikan.
” Kita melihat satu usulan pembangunan musium marsinah dulu,” pungkasnya. ( Adi)












