Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Teknodigi

AI, Senjata Ampuh Lawan Serangan Siber!

Alfi Fida
×

AI, Senjata Ampuh Lawan Serangan Siber!

Sebarkan artikel ini
AI, Senjata Ampuh Lawan Serangan Siber!
AI, Senjata Ampuh Lawan Serangan Siber!

MEMO

Perusahaan keamanan siber global Palo Alto Networks mengungkap potensi kecerdasan buatan (AI) sebagai solusi efektif dalam menangkal serangan siber, dengan integrasi AI menjadi langkah krusial bagi organisasi.

Adi Rusli, Country Manager di Palo Alto Networks Indonesia, menyoroti urgensi otomatisasi proses keamanan siber untuk meningkatkan ketangguhan dan keyakinan dalam menghadapi ancaman.

Langkah Penting dalam Menangkal Ancaman Keamanan Siber

Palo Alto Networks, sebuah perusahaan keamanan siber global, mengungkapkan bahwa kecerdasan buatan (AI) mampu menjadi alat yang efektif dalam melawan serangan siber yang dilakukan oleh para hacker.

Menurut Adi Rusli, Country Manager dari Palo Alto Networks Indonesia, langkah integrasi AI menjadi hal yang penting bagi organisasi atau perusahaan.

Adi menjelaskan bahwa fokus yang lebih besar pada otomatisasi proses keamanan siber yang telah dilakukan merupakan hal yang sangat penting untuk memperkuat ketangguhan dan meningkatkan kepercayaan dalam menghadapi serangan siber.

Menurut laporan State of Cybersecurity ASEAN 2023, integrasi AI menjadi salah satu tren teknologi yang paling banyak diadopsi oleh berbagai organisasi di wilayah tersebut.

Lebih lanjut, Adi menjelaskan bahwa integrasi keamanan siber dengan AI diperlukan untuk merespons strategi serangan yang terus berkembang yang dilakukan oleh pelaku kejahatan siber. Ia juga menjelaskan bahwa peningkatan serangan siber di organisasi terjadi terutama di tiga sektor, yaitu aktivitas transaksi digital yang melibatkan pihak ketiga, ancaman dari perangkat IoT yang tidak terpantau, dan ketergantungan pada layanan dan aplikasi berbasis cloud.

Tantangan dan Potensi AI dalam Menghadapi Serangan Siber: Apa yang Harus Anda Ketahui?

Ketiga sektor tersebut baru-baru ini diidentifikasi sebagai tiga jenis tantangan keamanan siber yang paling sering dihadapi oleh perusahaan dan organisasi di Indonesia. Meskipun demikian, lebih dari separuh perusahaan di Indonesia menyatakan bahwa keamanan siber menjadi topik yang sering dibahas di tingkat dewan direksi setiap kuartal dan menjadi agenda utama bagi sebagian besar dewan direksi.

Akibatnya, sebagian besar organisasi di Indonesia meningkatkan anggaran mereka untuk keamanan siber pada tahun 2023. Bahkan, beberapa organisasi mencatat peningkatan anggaran hingga lebih dari 50 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Para pakar sebelumnya menyatakan bahwa AI dapat menjadi solusi untuk menangani masalah serangan siber, termasuk kebocoran data. Namun, yang menjadi masalah adalah seberapa efektif penggunaan AI untuk tujuan tersebut.

Muhammad Salahuddien Manggalany dari CSIRT.id menyatakan bahwa meskipun AI dapat meningkatkan kemampuan proteksi keamanan, keamanan dasar harus tetap menjadi prioritas. Gildas Arvin Deograt dari Forum Keamanan Siber dan Informasi (FORMASI) menyatakan keraguan bahwa AI akan dapat mencegah kebocoran data, terutama dengan meningkatnya enkripsi dalam lalu lintas internet dan pergeseran fokus penjahat siber ke tingkat konten.

Masa Depan Keamanan Siber: Tantangan dan Potensi AI

Sementara AI menjanjikan solusi terdepan dalam melawan serangan siber, pertanyaan akan efektivitasnya masih mendominasi. Para ahli, termasuk Muhammad Salahuddien Manggalany dari CSIRT.id, menegaskan bahwa keamanan siber yang kuat tetap menjadi fondasi utama, dengan AI sebagai penguat tambahan.

Namun, Gildas Arvin Deograt dari FORMASI menyoroti ketidakpastian akan kemampuan AI dalam menghadapi tantangan ke depan, terutama dengan meningkatnya enkripsi lalu lintas internet. Meskipun demikian, integrasi AI menjadi tren utama dalam upaya meningkatkan respons terhadap serangan siber yang semakin kompleks, dengan perusahaan dan organisasi di Indonesia meningkatkan anggaran mereka untuk bidang keamanan siber.

 

 

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini