Menko Infra AHY juga menyampaikan optimismenya bahwa stasiun ini akan meningkatkan jumlah penumpang kereta cepat sekaligus mempermudah akses transportasi masyarakat, baik untuk keperluan kerja maupun perjalanan lainnya. “Saya berharap ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperluas peluang pertumbuhan ekonomi, tidak hanya di Karawang, tetapi juga secara nasional,” ujar AHY.
Dengan beroperasinya Stasiun Karawang, Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) kini berhenti di empat stasiun utama. Sejak mulai beroperasi pada Oktober 2023, layanan ini menunjukkan tren positif dengan rata-rata penumpang harian mencapai 19.000 orang pada hari kerja dan 21.000 orang pada akhir pekan. Angka tertinggi tercatat mencapai 23.400 penumpang dalam satu hari selama momen liburan.
Pada tahap awal operasional, Stasiun Karawang melayani 20 perjalanan Whoosh per hari dari total 48 perjalanan kereta cepat Jakarta-Bandung. Namun, pada tahap kedua yang dijadwalkan dimulai Februari 2025, jumlah perjalanan akan ditingkatkan menjadi 62 perjalanan per hari, dengan 31 di antaranya berhenti di Karawang.
Acara peresmian ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Duta Besar Tiongkok Wang Lutong, Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmodjo, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan, dan Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi.
Baca Juga: Sah!! Ahmad Baharuddin Wabup Resmi Dapat SK PLT Bupati Tulungagung












