Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Home

Aha! Mendadak Adakan Pertemuan Surya Paloh dan Jokowi di Istana, Ada Apa

A. Daroini
×

Aha! Mendadak Adakan Pertemuan Surya Paloh dan Jokowi di Istana, Ada Apa

Sebarkan artikel ini
Pertemuan Surya Paloh dan Jokowi, Reshuffle Kabinet, Partai NasDem, Silaturahmi, Istana Kepresidenan, Berita Politik

Memo.co.id

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan hanya beberapa jam setelah pergantian Menteri Komunikasi dan Informatika dari NasDem.

Baca Juga: Kapolres Blitar Klarifikasi Isu Dugaan Penganiayaan Ajudan Wakapolres

Sekretaris Jenderal Partai NasDem membenarkan pertemuan tersebut, meskipun membantah adanya pembahasan pemangkasan jatah partai dalam Kabinet. Pertemuan ini dianggap sebagai silaturahmi rutin antara kedua pemimpin.

Surya Paloh Temui Presiden Jokowi Setelah Reshuffle Kabinet

Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem,  melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan pada hari Senin, 17 Juli 2023. Pertemuan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah Budi Arie diangkat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh Johnny G Plate dari Partai NasDem.

Baca Juga: Beky Herdihansah Janji Perjuangkan Harga Telur Peternak Rakyat Blitar, Siap Surati Pemerintah Pusat

Partai NasDem Tegaskan Kesetiaannya dan Tak Bahas Pemangkasan Jatah

Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim, mengkonfirmasi adanya pertemuan tersebut, namun ia membantah bahwa pertemuan tersebut membahas pemangkasan jatah Partai NasDem di Kabinet Pemerintahan. Menurutnya, itu hanya pertemuan biasa. Hermawi mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa, 18 Juli 2023, “Ya, itu silaturahmi, tidak membahas reshuffle, itu adalah wilayah presiden.”

Hermawi enggan memberikan informasi lebih lanjut tentang pertemuan tersebut, termasuk apakah pertemuan tersebut dilakukan atas permintaan Surya Paloh atau undangan dari Presiden Jokowi.

Baca Juga: Hari Raya Idul Adha, Ketua DPRD Kota Blitar Serukan Semangat Berbagi

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali, menegaskan bahwa partainya tetap akan menjadi sahabat bagi Presiden Joko Widodo dan akan tetap berada dalam koalisi pemerintah hingga akhir. Ali menyatakan menghormati keputusan Jokowi dalam melakukan reshuffle.

Dia menyebut pergantian menteri sebagai hak prerogatif presiden. Ali mengaku tidak mempermasalahkan meskipun jatah menteri Partai NasDem berkurang satu.

“Kami tetap berada di pemerintahan sebagai komitmen yang telah kami sampaikan, mengawal pemerintahan sejak 2014. Jadi, kami apapun yang terjadi, ‘Jika hari ini tidak disukai, kami pernah menjadi sahabat. Selamanya Jokowi akan menjadi sahabat bagi Partai NasDem’,” kata Ali.

Pertemuan Surya Paloh dengan Presiden Jokowi: Silaturahmi Tanpa Bahas Pemangkasan Jatah Partai

Pertemuan antara Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, dan Presiden Joko Widodo dianggap sebagai silaturahmi biasa tanpa membahas pemangkasan jatah partai dalam Kabinet.

Partai NasDem tetap berkomitmen menjadi sahabat Presiden Jokowi dalam koalisi pemerintah. Meskipun adanya pergantian menteri, partai tersebut menghormati keputusan Presiden dan menyatakan kesetiaan mereka.