Salah satu tantangan besar yang dihadapi PT Pos adalah beradaptasi dengan peran baru mereka dalam menjaga stok dan menjual pangan. Pasalnya, kantor pos selama ini tidak dirancang untuk menjadi toko, sehingga perlu ada penyesuaian dalam hal tata letak dan penyimpanan barang.
Namun, meski menghadapi berbagai tantangan, PT Pos melihat program ini sebagai kesempatan untuk memperluas kompetensi mereka. Dengan adanya gudang penyimpanan di sebagian besar kantor pos, penyimpanan stok pangan tidak lagi menjadi kendala.
Program distribusi pangan ini merupakan bagian dari inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk melibatkan PT Pos dalam stabilisasi pangan nasional. Gerai distribusi pangan ini diberi nama AgriPOS, yang kini telah memiliki logo resmi sebagai identitasnya.
Jika program ini berhasil, AgriPOS akan terus berkembang dan berpotensi menjadi gerai pangan rakyat. Masyarakat dapat membeli bahan pangan di kantor pos sebagai alternatif pasar tradisional untuk menjaga kestabilan harga pangan di seluruh Indonesia.












