Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Trenggalek

Darurat Kekeringan Trenggalek: Krisis Air Bersih Meluas ke 25 Desa di 10 Kecamatan

A. Daroini
×

Darurat Kekeringan Trenggalek: Krisis Air Bersih Meluas ke 25 Desa di 10 Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Darurat Kekeringan Trenggalek Krisis Air Bersih Meluas ke 25 Desa di 10 Kecamatan

Memo, TRENGGALEK — Dampak musim kemarau panjang di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, semakin mengkhawatirkan setelah krisis kekeringan dilaporkan meluas hingga menjangkau 25 desa yang tersebar di 10 kecamatan.

Minimnya curah hujan membuat sumur-sumur warga di berbagai wilayah mengering, sehingga memaksa ratusan kepala keluarga bergantung penuh pada pasokan air bersih dari pemerintah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek mencatat bahwa wilayah terdampak kini mencakup kawasan dataran rendah hingga daerah pegunungan, dengan Kecamatan Panggul menjadi salah satu wilayah yang paling parah mengalami krisis air.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, menyatakan bahwa pihaknya bersama instansi terkait terus menggenjot operasi dropping air bersih setiap hari guna meringankan beban warga.

“Hari ini kita mendistribusikan di dua kecamatan, di empat desa yang terdampak kekeringan. Memang keseluruhan update data hari ini ada 25 desa di 10 kecamatan yang terdampak kekeringan,” ujar Triadi, Selasa (18/8/2026).

Dalam upaya penanggulangan darurat ini, BPBD Trenggalek turut menggandeng berbagai pihak termasuk Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas serta PDAM setempat untuk memaksimalkan armada pengangkut air.

Kendati bantuan pasokan terus mengalir secara berkala ke titik-titik krusial seperti Desa Karangsoko, warga setempat mengaku volume air yang diterima masih terbatas dan harus dihemat secara ketat hanya untuk keperluan minum serta memasak.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini