Memo, Gresik — Insiden kecelakaan maut melanda ruas Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM 732.200 A, Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, pada Minggu (16/8/2026) pukul 22.10 WIB, setelah satu unit Honda Brio menghantam bagian belakang truk muatan gas hingga memicu kobaran api hebat yang menewaskan seorang anak berusia 5 tahun.
Tragedi tragis ini bermula saat mobil Honda Brio berkode nomor polisi L 2087 RZ yang dikemudikan oleh Hafizd (23) melaju dari arah Surabaya menuju Mojokerto. Diduga kuat akibat pengemudi hilang konsentrasi atau mengantuk, kendaraan mungil tersebut tak mampu menghindar dan menghantam keras bagian buritan truk bernopol M 8604 UV yang melaju searah di depannya.
Dampak benturan dahsyat menyebabkan moncong kiri mobil Brio tersangkut dan amblas ke bawah kolong truk. Tak langsung berhenti, kedua kendaraan masih sempat terseret hingga jarak sekitar 50 meter di lintasan tol sebelum akhirnya terhenti total.
Saat kendaraan berhenti, pengemudi beserta dua penumpang lain yang duduk di bangku belakang, yakni Diandra Riski Sagita (31) dan Kevin Saraqil Azhar (4), berhasil menyelamatkan diri keluar dari kabin. Sayangnya, malang tak dapat ditolak bagi Gibran (5) yang duduk di kursi depan sebelah kiri, karena tubuhnya terjepit rapat akibat kerusakan parah pada bagian kabin.
Hanya berselang beberapa saat usai tubrukan, percikan api yang diduga berasal dari kerusakan mesin Brio menyambar cepat ke arah muatan truk yang berisi tabung-tabung gas. Api menyambar begitu cepat hingga menghanguskan seluruh badan kendaraan sebelum korban yang terjepit sempat dievakuasi warga atau petugas.
Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Noer Arifin, mengonfirmasi kronologi peristiwa kelam yang merenggut nyawa balita tersebut saat dikonfirmasi wartawan pada Senin (17/8/2026).
“Pengemudi Honda Brio kurang konsentrasi dan tidak memperhatikan arah depan dengan jelas, sehingga membentur bagian belakang kendaraan truk yang berjalan searah,” terang AKP Noer Arifin.
Ia menambahkan bahwa kobaran api begitu cepat membesar lantaran truk tersebut membawa muatan berbahan mudah terbakar. “Tak berselang lama, muncul percikan api dari mobil Brio. Api kemudian langsung menjalar dengan cepat karena truk tersebut mengangkut gas. Karena tak bisa dikeluarkan, balita tersebut turut terbakar,” lanjut Arifin.
Jasad korban Gibran telah dievakuasi ke Rumah Sakit Anwar Medika Sidoarjo untuk proses pemeriksaan jenazah. Sementara itu, Hafizd beserta dua korban selamat lainnya yang mengalami luka-luka langsung dirujuk ke Rumah Sakit Siti Khodijah Sidoarjo guna memperoleh perawatan medis intensif.
Pihak Satlantas Polres Gresik telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata para saksi kunci, serta mengamankan barang bukti di lokasi kejadian demi mengusut tuntas penyebab pasti dari musibah kecelakaan Tol Sumo Brio terbakar ini.
Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini












