Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Metropolis

Peluang PDIP Masuk Kabinet Prabowo Subianto Terbuka Lebar Jika Pengaruh Solo Mulai Berkurang

A. Daroini
×

Peluang PDIP Masuk Kabinet Prabowo Subianto Terbuka Lebar Jika Pengaruh Solo Mulai Berkurang

Sebarkan artikel ini
Peluang PDIP Masuk Kabinet Prabowo Subianto Terbuka Lebar Jika Pengaruh Solo Mulai Berkurang

JAKARTA, Memo – Peluang PDIP Masuk Kabinet Prabowo Subianto kini menjadi sorotan tajam di tengah menguatnya rumor perombakan komposisi menteri dalam pemerintahan saat ini. Pengamat politik menilai bahwa langkah strategis berlambang banteng tersebut sangat bergantung pada peta kekuatan politik di lingkaran dalam istana.

Dinamika hubungan antara Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto sebenarnya berada dalam kondisi yang sangat kondusif. Namun, posisi politik PDIP dinilai masih berada di persimpangan jalan karena enggan disebut sebagai oposisi murni.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Tahu Dalang di Balik Aksi Demonstrasi Bayaran

Dilema Politik dan Hubungan Baik Megawati-Prabowo

Hubungan personal yang hangat antara para pimpinan partai menjadi alasan utama mengapa komunikasi politik tetap berjalan cair. PDIP sengaja memilih istilah mitra penyeimbang daripada menjadi penentang penuh pemerintah.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI), Ali Rif’an, memberikan pandangannya mengenai situasi unik yang dihadapi oleh partai pimpinan Megawati tersebut.

Baca Juga: Temuan Titik Layanan Gizi Fiktif di Cilacap Bikin Heboh Karena Berlokasi di Tengah Kuburan

“Meskipun harus diakui, posisi PDIP itu dilema, karena hubungan Ibu Mega dengan Pak Prabowo selama ini baik. Beda dengan zaman SBY yang saat itu hubungannya tidak baik,” ujar Ali Rif’an.

Menakar Rivalitas Terselubung dengan Kubu Solo

Langkah politik yang diambil PDIP saat ini diduga kuat merupakan strategi untuk mengimbangi dominasi kelompok tertentu. Ada upaya nyata untuk meredam kekuatan politik dari basis Joko Widodo.

Baca Juga: Fenomena Jenazah Warga Demak Hidup Lagi Saat Hendak Dimandikan Gegerkan Jagat Maya

“Di saat bersamaan, mungkin bisa dibenarkan bahwa posisi PDIP masih berusaha adu pengaruh dengan ‘Solo’,” lanjut Ali.

Syarat Utama Masuknya Banteng ke Pemerintahan

Peta koalisi diprediksi akan berubah drastis jika ada kompromi baru terkait pembagian kekuasaan. Peluang bergabungnya PDIP dinilai sangat terbuka asalkan ada perubahan konfigurasi politik di lingkaran presiden.

Ali Rif’an meyakini bahwa proses rekonsiliasi total hanya akan terjadi jika ketergantungan politik tertentu mulai dilepaskan.

“Mungkin saja masih ada peluang PDIP masuk pemerintahan asalkan ‘pengaruh Solo’ pada Presiden Prabowo dilepas,” tegas lulusan Magister Ilmu Politik Universitas Indonesia tersebut.

Fokus Ketegangan Politik PDIP Bukan pada Prabowo

Sikap kritis yang ditunjukkan oleh kader-kader banteng selama ini dinilai memiliki sasaran yang sangat spesifik. Mereka tidak memiliki persoalan ideologis maupun personal dengan Presiden Prabowo Subianto.

“Karena sejauh ini, baik Ibu Mega dan kader-kader PDIP lainnya, bencinya dengan Jokowi, bukan dengan Prabowo. Artinya, PDIP khawatir jika benar-benar jadi oposisi dan menjauh dari Prabowo, nanti yang dominan adalah Geng Solo,” pungkas Ali.