Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Metropolis

Temuan Titik Layanan Gizi Fiktif di Cilacap Bikin Heboh Karena Berlokasi di Tengah Kuburan

A. Daroini
×

Temuan Titik Layanan Gizi Fiktif di Cilacap Bikin Heboh Karena Berlokasi di Tengah Kuburan

Sebarkan artikel ini
Temuan Titik Layanan Gizi Fiktif di Cilacap Bikin Heboh Karena Berlokasi di Tengah Kuburan

Memo, Cilacap

Kasus temuan titik layanan gizi fiktif di Cilacap kini tengah menjadi sorotan tajam setelah sejumlah lokasi pelayanan ketahuan berada di tempat yang sangat tidak masuk akal.

Baca Juga: Penggeledahan Kantor Badan Gizi Nasional Oleh Kejagung Seret Mantan Kepala Dadan Hindayana

Program yang awalnya dirancang untuk mendistribusikan nutrisi bagi masyarakat ini justru dicoreng oleh ulah oknum tidak bertanggung jawab. Petugas lapangan dibuat terkejut saat melakukan verifikasi langsung ke titik-titik koordinat yang telah didaftarkan ke pusat.

Modus Jual Beli Titik Koordinat Layanan

Kecurigaan ini terbukti setelah tim dari Badan Gizi Nasional (BGN) turun langsung melakukan verifikasi faktual. Pihak pemerintah daerah membenarkan adanya kekacauan data operasional tersebut setelah dilakukan pengecekan mendalam.

Baca Juga: Fenomena Jenazah Warga Demak Hidup Lagi Saat Hendak Dimandikan Gegerkan Jagat Maya

Dari total ratusan data koordinat lokasi yang masuk ke sistem digital, sepertiga di antaranya dipastikan palsu alias tidak memiliki infrastruktur sama sekali.

“Sudah muncul sekitar lebih kurang 300 titik lebih di Kabupaten Cilacap. Setelah didatangi oleh kepala SPPG yang ditunjuk oleh BGN pusat, kurang lebih ada 100 titik yang tidak ada bangunan apa pun. Ada yang di tengah hutan, ada yang di tengah sawah, ada yang di tengah kuburan,” ungkap Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya.

Baca Juga: YAKUZA MANEGES Den Gus Thuba dengan Tokoh Ormas / LSM Besar di Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Tempati Ruang Khusus Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

Praktik Penawaran Lokasi Bodong yang Masih Berjalan

Kondisi di lapangan semakin diperparah dengan adanya laporan bahwa hak pengelolaan lokasi-lokasi bodong tersebut masih terus ditawarkan secara ilegal kepada pihak ketiga.

Praktik ini mengindikasikan adanya jaringan spekulan yang sengaja mencari keuntungan pribadi dari program nasional pemenuhan gizi.

“Nah, jadi bahwa isu jual-beli titik, kemudian titik fiktif yang memang benar adanya, ini yang harus kita benahi. Jadi ada titiknya, tapi masih ditawar-tawarkan, ada yang mau beli atau tidak,” jelas Ammy.

Jejak Yayasan Berstatus Khusus dalam Pusaran Kasus

Berdasarkan hasil penelusuran administrasi, mayoritas pengajuan lokasi fiktif tersebut memiliki pola yang serupa pada berkas pendaftarannya.

Nama-nama tempat pelayanan yang bermasalah itu tercatat membawa nama salah satu pejabat tinggi di internal Badan Gizi Nasional.

“Yes, rata-rata yayasan membawa nama Sony,” tegas Ammy saat dikonfirmasi mengenai keterlibatan nama Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya.

Penghentian Sementara Pendaftaran Program

Menyikapi temuan fatal ini, langkah tegas langsung diambil oleh manajemen pusat guna memutus rantai manipulasi data.

Seluruh aktivitas pembukaan wilayah pelayanan baru di area administrasi Kabupaten Cilacap resmi dibekukan untuk waktu yang belum ditentukan. Tim investigasi khusus juga telah dikerahkan ke lapangan untuk mengaudit ulang seluruh ekosistem program penataan gizi tersebut.