Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
KEDIRI RAYA

Mbak Wali Tinjau Gudang Cadangan Pangan Pastikan Pasokan Bahan Pokok Kota Kediri Melimpah

A. Daroini
×

Mbak Wali Tinjau Gudang Cadangan Pangan Pastikan Pasokan Bahan Pokok Kota Kediri Melimpah

Sebarkan artikel ini
Mbak Wali Tinjau Gudang Cadangan Pangan Pastikan Pasokan Bahan Pokok Kota Kediri Melimpah

Kediri, Memo

Wali Kota Vinanda Prameswati memastikan pasokan bahan pokok Kota Kediri aman dan harga stabil. Warga diimbau tenang dan tidak perlu melakukan panic buying.

Baca Juga: Mbak Wali Terima Studi Tiru NTT Pamerkan Kunci Sukses Kerajinan Tenun Tradisional Kota Kediri

Menjelang hari besar keagamaan, jaminan ketersediaan bahan pangan dan energi menjadi prioritas utama yang harus dikawal ketat oleh pemerintah daerah. Langkah sigap inilah yang ditunjukkan oleh jajaran pimpinan daerah dalam menjaga stabilitas wilayah agar tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat.

Guna melihat kondisi riil di lapangan, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati turun langsung memimpin inspeksi mendadak ke sejumlah titik krusial penopang hajat hidup orang banyak.

Baca Juga: Mbak Wali Minta Sektor Mikro Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan Kelurahan Kediri Guna Maju Bersama

Mulai dari kompleks pergudangan logistik pangan utama daerah, pangkalan distribusi gas melon, hingga jaringan rujukan agen sembako skala besar disisir satu per satu untuk memastikan mata rantai pasokan tidak terhambat.
Dari hasil pantauan komprehensif tersebut, pemimpin muda yang akrab disapa Mbak Wali ini membawa kabar melegakan.

Ia menegaskan bahwa arus distribusi barang masuk dan keluar berjalan sangat lancar, persediaan melimpah, serta grafik harga secara umum berada pada koridor yang aman dan terkendali.

Baca Juga: Mbak Wali Serahkan Bantuan Armada Usaha Koperasi Kelurahan Kediri Demi Mudahkan Distribusi

Untuk urusan perut warga, ketahanan pangan lokal diklaim berada dalam level yang sangat tangguh.
Di dalam gudang logistik, tumpukan beras premium dan medium tercatat Cadangan karbohidrat sebesar ini diproyeksikan sangat surplus dan mampu mencukupi kebutuhan seluruh warga kota hingga lebih dari dua tahun atau sekitar 25 bulan ke depan.

Sementara untuk komoditas minyak goreng, pasokan yang tersimpan saat ini berkisar di angka 4.200 liter yang aman untuk kebutuhan satu bulan penuh. Jumlah ini juga dipastikan bakal terus bertambah seiring masuknya pengiriman baru sebanyak 15 armada truk kontainer dalam waktu dekat.

Beralih ke sektor energi, pasokan gas elpiji 3 kilogram terpantau aman tanpa ada riak kelangkaan di tingkat pangkalan maupun agen resmi. Kelancaran ini didukung penuh oleh langkah strategis pihak Pertamina yang tanggap melakukan ekstra suplai atau penambahan kuota guna mengantisipasi lonjakan konsumsi rumah tangga.

Di area pasar dan distributor utama, riak kenaikan harga memang sempat terdeteksi pada komoditas tepung beras, gula, serta minyak goreng akibat naiknya angka permintaan konsumen. Namun, Mbak Wali memastikan fluktuasi tersebut masih sangat wajar dan angkanya tidak melebihi aturan batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Ia menjamin sistem pengawasan internal pemkot bekerja 24 jam untuk mendeteksi dini setiap potensi sumbatan distribusi.

Pemerintah daerah juga tidak tinggal diam di atas meja. Melalui dinas terkait, intervensi pasar berupa Operasi Pasar Murah (OPM) dan Gerakan Pangan Murah (GPM) terus digeber secara berkala di berbagai kelurahan sebagai langkah preventif meredam laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

Terakhir, Mbak Wali memberikan peringatan keras kepada para pelaku usaha dan distributor besar agar menjalankan bisnis secara sehat. Ia menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk praktik penimbunan barang atau permainan harga sepihak yang bisa merusak ekosistem pasar dan merugikan kantong rakyat kecil.