Example floating
Example floating
NGANJUK

10 Tahun Pengajuan Sertifikat Pecah Waris Terkatung Katung,Pemohon Datangi Rumah Kades Ngringin Minta Kepastian

Mulyadi Memo
×

10 Tahun Pengajuan Sertifikat Pecah Waris Terkatung Katung,Pemohon Datangi Rumah Kades Ngringin Minta Kepastian

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Program Layanan Rakyat Untuk Sertifikat Tanah atau disebut ” LARASITA” dari BPN Nganjuk untuk masyarakat Desa Ngringin, Lengkong yang di laksanakan sejak tahun 2016 silam ternyata masih menyisakan masalah.

Satu dari ratusan pemohon layanan program LARASITA yang mengalami nasib buruk  yaitu Suyanti, 38, warga Desa Yosowilangun RT 05 RW 06 Kecamatan Manyar ,Gresik.

Baca Juga: Pajak Minerba Beku, PAD Nganjuk Kecolongan Ratusan Juta

Karena merasa didzolimi , akhirnya Suyanti didampingi suami bersama Arif Rahman selaku tokoh masyarakat Desa Ngringin sekaligus ketua perkumpulan Dadung Dharmasila  pada sore hari ini ( Senin,16/02/2026) sekitar pukul 15.30 WIB mendatangi rumah Kades Ngringin ,Ika Agustin.

Kedatangan mereka menanyakan kejelasan sertifikat pecah waris atas nama dirinya ( Suyanti) yang diajukan sejak tahun 2016 silam atau sudah hampir 10 tahun kenapa belum jadi sampai sekarang.

Baca Juga: Sambut Datangnya Bulan Suci Ramadan, Warga Tirtobinangun Resik Resik Dan Bangun Pagar Makam

Padahal seperti disampaikan Suyanti dihadapan Kades Ika bahwa dirinya sebetulnya sudah melunasi seluruh biaya pengurusan sertifikat sebesar Rp 3 juta. Termasuk membayar biaya ukur sebesar Rp 700 ribu yang diserahkan ke pamong Desa Ngringin.

Baca Juga: Miris !!!, Ibu Hamil Melahirkan Dua Bayi Kembar Di Bak Mobil Pickup

” Total biaya yang sudah saya bayarkan ke BRI dan ke pamong sebesar Rp 3,7 juta. Tapi saya tunggu sampai 10 tahun pihak desa belum bisa menunjukkan fisiknya, ada apa ini,” ucap Suyanti blak blakan.

Disampaikan juga oleh Suyanti kepada Kades Ika bahwa sudah berkali kali menanyakan kepada BRI dan pamong setempat tentang kepastian kapan sertifikat diserahkan tapi jawabanya selalu suruh nunggu dan sabar antri.