NGANJUK, MEMO – Di awal tahun baru 2026 kali ini , Rumah Sakit Daerah ( RSD) Kertosono punya cerita unik. Seperti apa faktanya, ini hasil penelusuran wartawan memo.co.id dari ruang UGD RSD Kertosono pada malam hari ini ( Kamis,1/01/2026).
Persisnya sekitar pukul 23.00 WIB , di ruang UGD paling ujung utara terbaring seorang pasien laka lantas diketahui bernama Purwanto ( 45) warga Dusun Garu RT 04 RW 03 Desa Garu Kecamatan Baron,Nganjuk.
Baca Juga: Kakanwil Kemenag Jatim Apresiasi Anugrah Nganjuk Madrasah Awards 2025

Akibat peristiwa tersebut kondisi PPurwanto laki laki penderita gangguan jiwa ( ODGJ) tersebut mengalami patah tulang pada bagian kaki kirinya. Itu bisa dipastikan karena dari pihak rumah sakit di bagian UGD sudah melakukan tindakan medis dengan memasang gips/bidai ( imobilisasi) pada kaki kiri pasien.
Baca Juga: Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Sonoageng Diprotes Warga, Ada Apa
Di balik tindakan darurat tersebut adalah awal munculnya fakta unik serta mengejutkan. Dan mungkin baru pertama kali ini RSD merawat pasien dengan kasus di luar nalar.

Betapa tidak, hal itu seperti dikatakan Kasun Garu ,Viktor, bahwa saat dilakukan rekam medis pada seluruh organ tubuh Purwanto hasilnya sangat mencengangkan.
” Terdeteksi dari alat rekam medis menemukan puluhan benda asing menyerupai jarum jahit berbentuk runcing bersarang di tubuh Purwanto. Tepatnya di bagian dada dan kedua kakinya,” ujar Viktor menirukan keterangan dokter umum di UGD.













