NGANJUK,MEMO – Sudah menjadi branding skala regional bahwa Kabupaten Nganjuk sejak dulu memiliki sebutan lain sebagai ” kota angin ”. Pasalnya dari 38 kabupaten / kota di Jawa Timur yang dijuluki sebagai kota angin tidak lain hanya ada di Kabupaten Nganjuk.
Namun demikian sebutan itu bisa berpotensi hilang dari peredaran. Dan akan berganti sebutan baru yaitu Nganjuk sebagai ” kota pahlawan buruh ”.
Kedengaranya memang belum familiar, namun karena kuatnya dorongan dan gagasan dari berbagai pihak , tidak menutup kemungkinan label kota angin menjadi kota pahlawan buruh akan melekat di hati masyarakat.
Baca Juga: Kakanwil Kemenag Jatim Apresiasi Anugrah Nganjuk Madrasah Awards 2025
Harapan itu terinspirasi dengan momentum bersejarah ditetapkanya ” Marsinah” sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden RI ,Prabowo Subianto di Istana Kenegaraan pada tanggal 10 November 2025 atau bertepatan dengan hari pahlawan.
Predikat itu sudah diakui di mata dunia. Dengan begitu, karena Marsinah dilahirkan dan dibesarkan dari bumi Anjuk Ladang (Nganjuk ,red) tepatnya di Desa Nglundo Kecamatan Sukomoro, maka tentunya menjadi kebanggaan masyarakat Nganjuk.
Baca Juga: Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Sonoageng Diprotes Warga, Ada Apa












