KEDIRI, MEMO
– Pemerintah Kota Kediri mengambil langkah progresif demi mewujudkan target nasional Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) 2025. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), bersama tim gabungan solid dari Polres Kediri Kota, Jasa Raharja, dan UPT Terminal Tamanan, hari ini (Rabu, 11/6) mereka mulai menyasar perusahaan angkutan barang untuk sosialisasi.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Didik Catur, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah tindak lanjut dari arahan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. “Untuk hari ini kegiatannya masih bersifat sosialisasi. Dalam kegiatan ini kita juga lakukan pengecekan kendaraan angkutan barang apakah melakukan pelanggaran ODOL atau tidak,” tuturnya.
Baca Juga: Jaksa Tuntut Sutrisno Sembilan Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp3,5 Miliar
Tahap sosialisasi ini akan berlangsung intensif selama 30 hari ke depan, memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk patuh dan melakukan perbaikan dimensi kendaraan.
Setelah masa edukasi berakhir, aparat akan beralih ke tahap penegakan hukum. “Setelah bulan Juni, kita bersama tim gabungan akan turun ke jalan. Nantinya kita akan melakukan pemeriksaan surat atau dokumen angkut seperti surat KIR, dan lain-lain,” jelas Didik.












