Example floating
Example floating
BLITAR

Tragedi di Rel Bence: Pentingnya Kepedulian dan Dukungan di Tengah Tekanan Hidup

A. Daroini
×

Tragedi di Rel Bence: Pentingnya Kepedulian dan Dukungan di Tengah Tekanan Hidup

Sebarkan artikel ini
Tragedi di Rel Bence Pentingnya Kepedulian dan Dukungan di Tengah Tekanan Hidup

Perlintasan kereta api di KM 114+1/2, Kelurahan Bence, menjadi saksi bisu sebuah peristiwa tragis pada Senin (27/10/2025) siang. Seorang wanita berinisial S (56), warga Desa Sawentar, Kanigoro, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal dunia usai tertabrak Kereta Api (KA) Matarmaja yang melaju dari timur.

Menurut keterangan dari Kasi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi, kejadian bermula saat S berada di dekat rel, sekitar 200 meter dari pos penjagaan. Tanpa diduga, sesaat sebelum kereta cepat melintas, ia mengambil keputusan ekstrem yang berakhir duka. Korban meninggal seketika di lokasi kejadian dengan luka serius.

Baca Juga: Ratusan Warga 212 Datangi Kantor Kecamatan Rejotangan, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak

“Korban tertabrak KA dan meninggal dunia di lokasi. Bagian kepala dan tubuh korban mengalami luka berat,” jelas Ipda Putut, saat dikonfirmasi pada Selasa (28/10/2025).

Dugaan Kuat dan Panggilan untuk Kepedulian
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam, terutama bagi pihak keluarga. Berdasarkan keterangan yang diberikan kepada aparat kepolisian, pihak keluarga menduga bahwa tragedi ini dipicu oleh masalah pribadi yang berat. Disebutkan, almarhumah S belakangan ini menghadapi berbagai persoalan hidup yang membuatnya murung dan tertekan.

Baca Juga: IPAL di Dalam Dapur, MBG SPPG Jajar Sempat Diantar Pick Up Terbuka

Pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas menemukan sejumlah barang pribadi milik korban, termasuk perhiasan (cincin, kalung, anting), uang tunai Rp20 ribu, dan sebuah sepeda motor Honda Beat.

Jenazah S segera dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: SLHS Terbit, IPAL Diduga Abal-Abal: SPPG Tlumpu Dikepung Pertanyaan, OPD Kota Blitar Saling Lempar Tanggung Jawab

Peristiwa pilu ini menjadi pengingat yang menyentuh bagi kita semua: betapa pentingnya peran keluarga, sahabat, dan komunitas sebagai sistem pendukung di tengah tekanan hidup. Kita sering tidak menyadari beban yang dibawa oleh orang-orang di sekitar kita.