Sukabumi, Memo
Sebuah tragedi memilukan menyoroti realitas pahit yang masih terjadi di negeri ini. Seorang balita berusia empat tahun, Raya, dari Kampung Pandang Ngenyang, Sukabumi, meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit cacingan akut. Kondisinya begitu parah, hingga cacing-cacing itu ditemukan keluar dari hidung dan mulutnya.
Kisah Raya bukan hanya tentang penyakit, melainkan cerminan dari kompleksnya masalah kemiskinan, sanitasi yang buruk, dan tantangan birokrasi yang berbelit.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Menurut pengakuan bidan desa, kondisi Raya sudah lama berada di bawah garis merah (BGM). Meski telah mendapatkan bantuan makanan tambahan dan obat cacing secara berkala, pertumbuhan berat badannya tetap lambat. Kondisi keluarganya pun menambah pilu cerita ini.
Raya kerap dibawa ke gunung oleh orang tuanya yang mencari kayu bakar sejak usia dua bulan. Sementara itu, ibunya menderita gangguan jiwa dan ayahnya mengidap TBC. Lingkungan yang kurang bersih dan minimnya pengawasan menjadi faktor pemicu infeksi cacing yang masif.












