Memo, Kediri.
TPA Klotok Pasarkan Kerajinan Sesuai Data, Dorong Pemasaran Produktif
TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Klotok menunjukkan upaya produktif dengan memasarkan hasil kerajinan yang dihasilkan. Berdasarkan data yang ada, produk kerajinan tersebut dijual sesuai dengan catatan produksi dan permintaan pasar. Langkah ini dinilai dapat meningkatkan nilai ekonomis dari pengelolaan TPA sekaligus memberdayakan potensi lokal.
Kerajinan yang dipasarkan meliputi produk-produk daur ulang dari bahan-bahan yang ditemukan di TPA. Dengan strategi pemasaran yang tepat dan pencatatan data yang akurat, TPA Klotok mampu menjangkau konsumen yang tertarik dengan produk ramah lingkungan dan unik. Hal ini juga membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang kreatif.
Adapun data terkait harga jual produk adalah kardus bekas 1 kg dijual dengan harga Rp 2.000, kaleng bekas 1 kg dijual dengan harga Rp 2.500, galon bekas 1 biji dijual dengan harga Rp. 1.500, pipa bekas dijual 1 kg dengan harga Rp 2.500, dan lain sebagainya.
“Semakin hari harga jual barang bekas semakin turun, semenjak setelah bulan Ramadan”Ujar Lastri salah satu pemilah di TPA Klotok.
Diharapkan dengan upaya ini, TPA Klotok bisa menjadi contoh bagi TPA lainnya dalam mengoptimalkan potensi ekonomi dari pengelolaan sampah. Selain itu, pemasaran produk kerajinan ini juga membuka peluang bagi masyarakat sekitar untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.












