NGANJUK, MEMO – Habis manis sepah dibuang. Kalimat pribahasa itu sepertinya pas banget menggambarkan kondisi real gedung lama RSD Kertosono terkini.
Tepatnya di tahun 2017 silam, gedung peninggalan jaman kolonial Belanda tersebut dikosongkan. Seluruh karyawan RSD Kertosono ” boyong ” menempati gedung baru RSD Kertosono yang berada di jalan Panglima Sudirman nomor 16 Desa Kepuh Kecamatan Kertosono.
Baca Juga: Sidang Tipikor Kades Dadapan Final, Hakim Jatuhi Hukuman 2 Tahun Penjara

Sejak itu pula, aset milik daerah tersebut sampai saat ini dibiarkan terlantar tidak terurus. Kondisi fisiknya saat ini sangat mengenaskan. Sebagian atap teras gedung yang dulu kokoh berdiri kini satu persatu mulai runtuh.
Dari hasil penelusuran wartawan memo.co.id, kayu runtuhan itu sudah tidak ditemukan ditempat alias raib. Diduga dijarah tangan tangan jail.

Baca Juga: 6 Tahun Jalan Desa Jeblok, Warga Tempel Nekat Gelar Aksi Tanam Ratusan Pohon Pisang Di Jalan
Tidak hanya kayu runtuhan teras saja yang raib, kaca jendela dan paving halaman depan juga dijarah.












