Memo, Kediri
DLHKP menargetkan setiap TPS di seluruh kecamatan menjadi TPS 3R terpadu, yang bertujuan mengurangi sejumlah sampah yang langsung masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Hingga tahun 2021, Kota Kediri telah memiliki 47 TPS di 46 kelurahan, namun baru lima TPS yang menerapkan konsep 3R: Banjaran, Kaliombo, Banjarmlati, Tempurejo, dan Rejomulyo.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
TPS yang dikelola oleh dinas kebersihan mentargetkan sampah di TPS setiap 2 hari sekali harus dikirim ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) yang berada di bawah gunung klotok.
“Setiap 2 hari sekali biasanya langsung dikirim ke TPA, karena biar tidak menumpuk dan menyebabkan bau tidak sedap apalagi kalo hujan,nanti banyak warga yang mengeluhkan akan bau yang menyengat”Ujar salah satu bagian dinas kebersihan.
TPS Rejomulyo juga merupakan tempat yang sangat strategis serta jauh dari pemukiman warga setempat, tempatnya lumayan masuk ke dalam sehingga lebih mudah dan leluasa dalam memproses sampah karena baunya tidak tercium oleh masyarakat sekitar.












