Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Berita

Malaysia Incar Jutaan Turis Indonesia di Tahun 2026

Avatar
×

Malaysia Incar Jutaan Turis Indonesia di Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
Malaysia Incar Jutaan Turis Indonesia di Tahun 2026

MEMO – Negeri Jiran, Malaysia, memasang target ambisius untuk menarik kunjungan wisatawan asal Indonesia sebanyak 4,7 juta orang pada tahun 2026 mendatang. Target ini merupakan bagian dari kampanye akbar “Visit Malaysia 2026” (VM2026) yang mulai gencar dipromosikan di berbagai kota besar di Indonesia pada tanggal 10 hingga 18 April 2025.

“Pada tahun ini, kami menargetkan kedatangan 4,3 juta wisatawan dari Indonesia ke Malaysia, dan kami meningkatkan target menjadi 4,7 juta wisatawan Indonesia pada tahun berikutnya. Untuk tahap awal promosi ini, kami memilih empat kota besar sebagai fokus utama, yaitu Jakarta, Medan, Surabaya, dan Yogyakarta,” ujar Wakil Ketua Tourism Malaysia, Yeoh Soon Hin, dalam konferensi pers peluncuran “Visit Malaysia 2026” yang diadakan di Jakarta pada hari Selasa (15/4/2025).

Yeoh mengungkapkan bahwa data jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Malaysia hingga bulan Februari 2025 menunjukkan tren peningkatan yang menggembirakan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Bahkan, wisatawan dari Indonesia disebut menduduki peringkat kedua sebagai penyumbang jumlah kunjungan terbesar ke Malaysia.

“Hingga Februari 2025, tercatat kedatangan wisatawan Indonesia ke Malaysia mencapai angka 774.994 orang. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 14,8 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024,” jelasnya.

Meskipun demikian, Yeoh menyatakan bahwa pihaknya tidak hanya memfokuskan promosi pada sejumlah kota besar saja, melainkan juga berupaya menjangkau calon wisatawan Indonesia di berbagai wilayah lainnya. Selain itu, Tourism Malaysia juga mendorong terciptanya kelancaran konektivitas antara berbagai kota di Indonesia dengan Malaysia.

“Setelah tahap promosi di empat kota besar ini, kami juga akan melanjutkan promosi ke kota-kota lain seperti Cirebon, Semarang, Balikpapan, dan Makassar. Kami memiliki target untuk terus memperluas jangkauan promosi ke lebih banyak kota di Indonesia. Mengingat Indonesia adalah negara yang sangat besar, maka kami harus melakukan promosi secara bertahap,” kata Yeoh menjelaskan strategi promosinya.

“Kami akan menggalakkan segala upaya untuk mempererat kerja sama antara kedua negara. Pemerintah Malaysia juga memberikan insentif untuk meningkatkan kelancaran konektivitas dari berbagai kota di Indonesia menuju Malaysia,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Indonesia juga berharap adanya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dari Malaysia ke Indonesia. Tercatat, jumlah wisatawan dari negeri jiran tersebut mencapai 2,2 juta orang pada tahun 2024.

“Khususnya untuk rute Padang dan Medan yang hanya berjarak 45 menit, kami berharap jumlah kunjungan wisatawan Malaysia dapat meningkat. Terlebih lagi, dengan kedekatan budaya dan persaudaraan yang erat antara kedua negara, kami berharap semakin banyak wisatawan dari Malaysia yang tertarik untuk berkunjung ke Indonesia,” kata Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Nunung Rusmiati, dalam kesempatan yang sama.

Acara peluncuran VM2026 juga dirangkaikan dengan kegiatan *business matching* yang diikuti oleh 36 pelaku industri pariwisata dari Malaysia. Selain itu, VM2026 juga memperkenalkan beruang matahari, hewan endemik dari Negara Bagian Sabah, sebagai maskot resmi kampanye tersebut.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini