MEMO – Setelah melakukan pencarian intensif, prajurit Yonmarhanlan VI Makassar bersama Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban tenggelam akibat banjir di Dusun Pampangan, Sulawesi Selatan. Korban ditemukan di kawasan Desa Abbulosibatang, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, setelah sebelumnya dinyatakan hilang terseret arus deras.
Korban merupakan pria lanjut usia berusia 72 tahun, yang terseret banjir saat melintasi kawasan terdampak luapan air. Pencarian dilakukan sejak laporan kehilangan diterima, dengan melibatkan tim SAR gabungan yang terus menyisir aliran sungai meskipun dihadapkan pada medan yang cukup sulit.
Komandan Yonmarhanlan VI Makassar, Mayor Marinir Yusman Efendi, mengungkapkan bahwa pencarian dilakukan dengan sistematis dan penuh kehati-hatian, mengingat tingginya debit air serta derasnya arus sungai yang memperumit proses pencarian.
“Meskipun medan sangat sulit karena arus yang deras, tim tetap bekerja maksimal dengan peralatan SAR yang memadai untuk menemukan korban,” ujar Mayor Yusman, Minggu (16/2/2025).
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Setelah berjam-jam pencarian, akhirnya korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa, terhanyut beberapa kilometer dari lokasi awal ia terseret arus.
Proses evakuasi korban dilakukan dengan penuh kehati-hatian untuk memastikan jenazah dapat segera dibawa ke lokasi aman. Setelah dievakuasi, tim SAR langsung menyerahkannya kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
“Kami dari Yonmarhanlan VI Makassar telah berupaya maksimal dalam pencarian dan evakuasi korban. Kami selalu siap siaga memberikan bantuan kemanusiaan, baik dalam pencarian korban maupun pertolongan medis bagi masyarakat terdampak bencana,” tambahnya.
Tim SAR gabungan terus melakukan pemantauan dan siap melakukan tindakan cepat jika ada laporan korban lainnya. Sementara itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Selatan.












