Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Home

Skandal Terbaru! Lima Bank AS Terkena Pemangkasan Kredit Drastis!

Alfi Fida
×

Skandal Terbaru! Lima Bank AS Terkena Pemangkasan Kredit Drastis!

Sebarkan artikel ini
Skandal Terbaru! Lima Bank AS Terkena Pemangkasan Kredit Drastis!
Skandal Terbaru! Lima Bank AS Terkena Pemangkasan Kredit Drastis!

MEMO

S&P Global Ratings baru-baru ini membuat gebrakan dengan melakukan pemangkasan peringkat kredit terhadap lima bank regional Amerika Serikat yang tengah menghadapi masalah serius. Dalam konteks kondisi pasar kredit yang sulit, tindakan ini mengundang perhatian terutama setelah langkah serupa yang diambil oleh lembaga pemeringkat Moody’s terhadap bank-bank besar.

Baca Juga: Kapolres Blitar Klarifikasi Isu Dugaan Penganiayaan Ajudan Wakapolres

Dalam artikel ini, kita akan melihat dampak dari pemangkasan peringkat kredit ini dan bagaimana sektor perbankan AS berjuang menghadapi tantangan ini.

Dampak dan Gebrakan S&P Global Ratings dalam Dunia Perbankan

S&P Global Ratings telah melakukan pemangkasan peringkat kredit dan merevisi prospek lima bank regional Amerika Serikat yang menghadapi masalah saat ini. Hal ini diungkapkan dalam penelitian terbaru mereka, di mana mereka menyatakan bahwa situasi sulit dalam pasar kredit telah memaksa mereka untuk mengambil tindakan terhadap lima bank AS.

Baca Juga: Beky Herdihansah Janji Perjuangkan Harga Telur Peternak Rakyat Blitar, Siap Surati Pemerintah Pusat

Kelima bank tersebut adalah KeyCorp, Comerica Inc., Valley National Bancorp, UMB Financial Corp., dan Associated Banc-Corp.

Langkah yang diambil oleh S&P ini terjadi setelah dua minggu sebelumnya Moody’s melakukan pemangkasan peringkat kredit terhadap bank-bank yang lebih besar, seperti Bank of New York Mellon, State Street, dan Northern Trust.

Baca Juga: Hari Raya Idul Adha, Ketua DPRD Kota Blitar Serukan Semangat Berbagi

Situasi Kritis: Bank-Bank AS Berjuang di Tengah Pasar Kredit yang Sulit

Saat ini, sektor perbankan di Amerika Serikat menghadapi tantangan serius, terutama setelah kebangkrutan Silicon Valley Bank pada awal tahun ini. Tak lama setelah Silicon Valley Bank, giliran First Republic Bank yang juga mengumumkan kebangkrutan mereka akibat penurunan besar dalam simpanan pada bulan Mei yang lalu.