Example floating
Example floating
Peristiwa

Pencarian Kapal Hilang KM Farida Indah yang Bermuatan Bahan Bangunan

Avatar
×

Pencarian Kapal Hilang KM Farida Indah yang Bermuatan Bahan Bangunan

Sebarkan artikel ini
Pencarian Kapal Hilang KM Farida Indah yang Bermuatan Bahan Bangunan

MEMO, Jakarta: Tim SAR sedang melakukan upaya pencarian yang intensif untuk menemukan keberadaan KM Farida Indah. Kapal ini dilaporkan hilang kontak saat dalam perjalanan dari Timika, Papua Tengah ke Asmat, Papua Selatan.

Dalam muatannya, kapal tersebut membawa bahan bangunan dan delapan anak buah kapal.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

Setelah melewati jadwal tiba yang telah ditentukan, kekhawatiran semakin meningkat ketika KM Farida Indah belum sampai di tujuan yang dituju. Pihak pemilik kapal telah melaporkan kejadian ini kepada pos SAR Timika.

Dengan koordinasi dari Basarnas Command Center Pusat, tim pencarian dikerahkan sesuai dengan prediksi SARMAP untuk menemukan keberadaan kapal dan para awaknya.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Pencarian Kapal Hilang: KM Farida Indah dalam Perjalanan dari Timika ke Asmat

Tim SAR sedang melakukan pencarian terhadap KM Farida Indah yang dilaporkan hilang kontak dalam perjalanan dari Timika, Papua Tengah ke Asmat, Papua Selatan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, George L.M. Randang, mengatakan bahwa tim SAR saat ini sedang dikerahkan untuk mencari keberadaan KM Farida Indah.

Baca Juga: Duka Bencana Petang Di Kepuhkembeng Jombang Puting Beliung Rusak Rumah Musala Dan Warung Kopi Hingga Warga Alami Trauma

Detail Perjalanan dan Kejadian Hilangnya KM Farida Indah

Kapal ini membawa muatan bahan bangunan dan memiliki delapan anak buah kapal yang berlayar dari Timika sejak Senin (19/6/2023) pukul 09:30 WIT. Kapal seharusnya tiba di Agats, Ibu Kota Kabupaten Asmat pada Selasa (20/6/2023) pukul 16:00 WIT.

Namun, pada Kamis (22/6/2023), kapal tersebut belum tiba di Agats, sehingga pemilik kapal melaporkannya ke pos SAR Timika.