MEMO, Surabaya: Tim pencarian gabungan akhirnya berhasil menemukan jenazah seorang warga Bangkalan yang dilaporkan terjun dari Jembatan Suramadu. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada hari Jumat (23/06) sekitar pukul 06.20 WIB.
Upaya pencarian yang melibatkan berbagai instansi seperti Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, Polair Surabaya, Polair Bangkalan, BPBD, FKPAI, dan Lantamal Batuporon dilakukan di perairan dan daratan sekitar jembatan.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS PHC Surabaya untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga.
Proses Pencarian dan Evakuasi Korban Terjun dari Jembatan Suramadu
Konten tersebut bisa ditulis ulang oleh manusia sebagai berikut:
Hasil pencarian warga Bangkalan yang terjun dari Jembatan Suramadu akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.
Menurut M. Hariyadi, S.Sos, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, korban ditemukan pada hari Jumat (23/06) sekitar pukul 06.20 WIB. “Korban dievakuasi oleh tim SAR Gabungan dari koordinat 7°11’13.625″ S 112° 42’24.522″ E dengan jarak 4.11km dari lokasi awal kejadian,” ungkap M. Hariyadi, yang juga bertindak sebagai Koordinator Misi SAR (SMC).
Setelah dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke RS PHC Surabaya untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga korban.
Sebelumnya, Hariyadi membentuk satu tim bersama RIB 06 Basarnas untuk mencari korban yang dilaporkan terjun dari jembatan Suramadu pada Rabu (21/06).
Bersama dengan tim SAR gabungan dari Polair Surabaya, Polair Bangkalan, BPBD, dan FKPAI, tim dari Kantor SAR Surabaya melakukan pencarian di sisi barat dan timur jembatan Suramadu dari pantai Kenjeran ke arah Bangkalan, Madura.
Peran VTS Surabaya dalam Memantau Kejadian Korban Terjun dari Jembatan Suramadu
“Hal ini tidak hanya dilakukan di perairan, tetapi tim SAR gabungan juga melakukan pencarian di darat, yaitu sepanjang pantai Kenjeran Surabaya oleh BPBD dan SATPOL PP, serta pantai Bangkalan oleh Lantamal Batuporon,” tambah Hariyadi.
Upaya pencarian juga melibatkan koordinasi dengan VTS Surabaya yang membantu memantau kejadian ini dan memberitahukan kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Diharapkan jika ada kapal yang menemukan korban, mereka dapat memberi informasi kepada tim SAR gabungan.
Penemuan jenazah warga Bangkalan yang terjun dari Jembatan Suramadu merupakan hasil dari upaya pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan serta kerjasama dari berbagai pihak terkait.
Meskipun korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, pencarian ini menunjukkan pentingnya koordinasi dan upaya bersama dalam menghadapi situasi darurat.
Keberhasilan dalam menemukan korban memberikan harapan bagi keluarga korban untuk dapat memberikan penghormatan terakhir dan menyelesaikan proses penanganan selanjutnya.












