Harianmemo.com
Ratusan orang dari Aliansi Ulama, Habaib dan Tokoh Jatim menggeruduk Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo, Selasa siang.
Pantauan beritajatim, massa aksi menggunakan satu mobil komando untuk orasi. Selain itu, bendera bergambarkan Habib Bahar dan Habib Rizieq dikibarkan oleh massa aksi.
Muhammad Taufiq, selaku koordinator lapangan mengatakan jika dalam aksi ini, pihaknya menginginkan agar Holywings ditutup permanen. Karena, menurutnya, Holywings hanya memiliki ijin resto namun berani menjual minuman keras (miras).
Baca Juga: Penyidik KPK Kembali ke Ponorogo, Geledah Kantor Dinkes Ponorogo Selama 8 Jam
“Kita ingin penutupan Holywings secara permanen dan bukan sementara karena banyak Mudharatnya,” ujar Taufiq saat diwawancarai awak media di lokasi.
Menurut Taufiq, kesalahan Holywings dalam membuat promo berbau SARA merupakan kesalahan yang disengaja dan fatal. Menurutnya, pihak Holywings sudah memahami jika umat muslim dilarang untuk mengkonsumsi miras.
Baca Juga: Berjalan dari Bali, Puluhan Biksu Asia Tenggara Ziarah Makam Gus Dur di Tebuireng Jombang












