Perusahaan Umum Badan Usaha Logistik (Perum Bulog) mendatangkan 20.000 ton daging sapi impor untuk menstabilkan pasokan daging nasional. Sekaligus sebagai persiapan menghadapi kenaikan permintaan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengapresiasi aksi korporasi yang dilakukan Bulog sebagai salah satu BUMN yang mendapat penugasan importasi daging tahun ini. ”Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, kami akan mendorong BUMN pangan yang mendapat penugasan untuk mempercepat masuknya cadangan stok nasional,” ujar Arief kemarin (5/3).
Dengan jumlah stok daging beku yang dikuasai Bulog saat ini, Arief berharap dapat mengatasi lonjakan permintaan daging beku menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Masyarakat pun tidak perlu khawatir.