Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Jatim

Pria Tendang Sesajen di Lokasi Erupsi Semeru Lumajang

A. Daroini
×

Pria Tendang Sesajen di Lokasi Erupsi Semeru Lumajang

Sebarkan artikel ini
Pria Tendang Sesajen di Lokasi Erupsi Semeru Lumajang

Aksi seorang pria mengenakan jubah warna abu-abu, dan rompi hitam dengan logo bendera merah putih menendang serta membuang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang viral di media sosial.

Dari hasil penelusuran, peristiwa yang terekam dalam video tersebut diduga terjadi di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang .

Baca Juga: Thariq Megah Ajukan Perlawanan Hukum atas Dakwaan KPK sementara Maidi Pilih Pembuktian

Perbuatan pria yang dapat mencederai kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Lumajang ini menuai kritikan dari berbagai kalangan.

1 Dikecam Netizen.

Perbuatan pria yang menedang sesajen di lokasi erupsi semeru dan viral di media sosial mendapat kecaman dari netizen. “Kelakuan begitu bukan ciri2 orang cinta NKRI… Itu hanya penyusup,” ujar akun @CLLim13 Baca
“Knp begitu susah utk tdk ganggu yg lain..yg kalian anggap beda..toh mrka ga ganggu kalian kan..?? Klo Tuhan kalian mau pasti semua gampang kok dibuat seragam..toh nyatanya di dunia ini macam2…klo mau ngajak knp ga baik2 saja…aneh kalian nih,” cuit akun @zazaniche.

Baca Juga: Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi Didakwa Jaksa KPK Peras STIKES Hingga Terima Fee Proyek Rp 2,25 Miliar

“Sok sok an koyok tuhan miliknya sendiri,” timpal akun @Aazis_45.

2. Bupati Lumajang Yakin Bukan Warga dar Wilayahnya

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq meminta polisi segera menangkap pelaku yang menendang serta membuang sesajen tersebut, karena telah meresahkan masyarakat di Kabupaten Lumajang.

Baca Juga: Skenario Licik Bupati Ponorogo Bikin Perbup 114 2021 Loloskan Sultan Magetan Jadi Direktur RSUD Hingga OTT KPK

“Sampai sekarang belum ketemu pelakunya. Saya minta segera ditemukan. Saya pastikan ini bukan orang Lumajang. Apa pun motifnya, tentunya saya kecewa dengan tindakan itu, karena melanggar tata nilai di masyarakat Lumajang,” tegasnya.