Example floating
Example floating
Peristiwa

Satu Keluarga, Suami Istri dan Dua Balita Dalam Kapal Yang Tenggelam di Selat Bali

A. Daroini
×

Satu Keluarga, Suami Istri dan Dua Balita Dalam Kapal Yang Tenggelam di Selat Bali

Sebarkan artikel ini
Satu Keluarga, Suami Istri dan Dua Balita Dalam Kapal Yang Tenggelam di Selat Bali
Satu Keluarga, Suami Istri dan Dua Balita Dalam Kapal Yang Tenggelam di Selat Bali

Memo.co.id

Satu keluarga, menjadi korban kapal tenggelam di selat Bali, kemarin malam. Korban diketahui bernama Gatut Pujianto (43). Dalam kapal itu, Gatut bersama istrinya, Diah Ari Mayana (39) dan tiga anaknya, Kesha Putri (4) , Muhammad Rafatar (2) dan Bunga Cinta Ramadhani (14) . Mereka tinggal di Karangasem, Bali.

Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi

Mereka dalam perjalanan pulang, setelah dua hari mengiap di rumah kerabatya di Banyuwangi. Keluarga tersebut ke Banyuwangi dalam rangka menjenguk sanak keluarganya yang saki dan dirawat di Banyuwangi. Setelah dua hari di Bayuwangi, keluarga Gatut Pujianto, pulang dan menyeberang mengguakan kapal feri KMP Yunicee, yang tenggelam di perairan Selat Bali.

Gatut bersama dua anaknya yang masih balita, Kesha Putri (4) dan Muhammad Rafatar (2) saat ini statusnya masih belum ditemukan. Sementara, istri Gatut, Diah Ari Mayana (39) dan anak pertamanya Bunga Cinta Ramadhani (14), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan saat ini berada di RSUD Jembrana.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

Gatut dan keluarganya diketahui baru saja menyambangi kerabatnya, Minahadi (50), di Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi
Nurul (24) putri dari Minahadi mengatakan, keluarga Gatut di Banyuwangi mengatakan, Pamannya itu mengajak keluarganya untuk menjenguk kerabat yang sakit di Banyuwangi. Mereka lantas menyempatkan diri untuk mengunjungi rumahnya dua hari yang lalu di Banyuwangi.

Namun naas saat hendak pulang ke Bali, Gatut dan empat anggota keluarganya tenggelam bersama KMP Yunicee. “Mereka satu keluarga. Ada 5 orang, dua sudah ketemu meninggal dunia. Tiga lainnya, paman saya dan dua anaknya yang masih balita belum ketemu,” ujar Nurul, Rabu (30/6/2021).

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Nurul mengatakan, mereka baru saja menjenguk kerabat sakit. “Tadi malam mereka pulang ke Bali,” kata Nurul. Mereka dapat kabar tadi malam ada kapal ke Bali tenggelam dan ternyata benar Gatut bersama keluarganya ada di kapal itu. “Kami tanya ke petugas katanya belum ketemu,” kata Nurul yang datang ke Pelabuhan Ketapang bersama Minahadi.

Menurut Nurul, dua anak yang masih balita dan hilang tidak masuk dalam manifest penumpang. Nurul dan keluarganya masih berharap ada mukzijat dari adiknya dan kedua anaknya bisa ditemukan dengan selamat. “Mudah-mudahan bisa segera ditemukan dan dalam keadaan selamat,” tambahnya.