Surabaya, Memo
Pengganti Menteri Sosial kader PDIP, Juliari Batubara, yang korupsi dana Bansos Corana 2020, bakal digantian Tri Rismaharini. Kabar Risma menggantikan Juliari Batubara, disampaikan Ketua PSI Surabaya Yusuf Lakaseng. Bahkan Presiden Joko Widodo sudah menelepon langsung Walikota Surabaya Risma.
” Informasi valid dari sumber valid, Bu Risma akan jadi mensos, Bapak Presiden Joko Widodo sudah menelepon Bu Risma, kita tunggu aja,” ujar Ketua PSI Surabaya Yusuf Lakaseng, pada wartawan, Senin di Surabaua.
Baca Juga: Sukseskan Program KDMP dan KKMP, Dandim 0809/Kediri Undang Silaturahmi LSM dan Wartawan
Usulan pengganti kader PDI Perjuangan, yang duduk menjadi Menteri Sosial, disampaikan langsung ke Jokowi tanpa melewati PDIPerjaungan.
DPP PDIP mengaku belum pernah mengusulkan Risma menjadi pengganti Juliari Batubara, yang kesandung korupsi bansos dana Covid 19.
“Saya belum mendengar adanya informasi adanya tawaran Presiden Jokowi kepada Bu Risma untuk menjadi Menteri Sosial menggantikan Juliari,” kata Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah kepada wartawan.
Ketua DPP PDIP tersebut menjelaskan bahwa yang memiliki hak untuk mengusulkan kadernya , menggantikan Juliari Batubara di posisi Menteri Sosial, adalah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurut Basarah, itu menjadi hak prerogatif ibu Mega.
“Persoalan kader PDI Perjuangan siapa yang akan ditugaskan dan diusulkan kepada Presiden menjadi menteri Kabinet Indonesia Maju adalah hak prerogatif Bu Mega sebagai Ketum partai,” tegas Basarah.
Nama Risma , walikota Surabaya dua pereode, sering disebut sebut bakal menggantikan kader PDIP Juliari Batubara yang terkena OTT KPK bersama stafnya, dalam kasus bantuan sosial dana Covid-19. Figur Risma sendiri dinilai cocok sebagai Menteri Sisial.
Beberapa partai politik juga mengusulkan sosok Bu Risma, termasuk diantaranya PSI dan Nasdem. Partai partai pendukung pemerintahan, berkepentingan terhadap keberadaan jabatan menteri, terutama Menteri Ssial, dimana di era Pandemi Covid 19, semua bantuan sosial terkoodinir melalui Kementerian Sosial.
Sementara itu, Risma sendiri, ketika ditemui di rumah dinasnya, Jalan Sedap Malam, justru mengaku tidak tahu. “Sopo sing ngomong? (Siapa yang bilang?). Awakmu paling, iyo? ( Kemungkinan kamu, ya ),” ujar Walikota Surabaya dua pereode, Risma. ( ed )












