[ad_1]
Sidoarjo, Memo
Keluhkan kualitas beras bantuan Kementerian Sosial (Kemensos) berbau apek dan berwana kuning. Diungkapkan sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial Beras (BSB) di Desa Wonomelati dan Cangkring kecamatan Krembung dan sebagian warga desa Bulang Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo, Jawa timur.
Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berikan Program “Silaturahmi” Diskon Hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif
Bantuan dampak covid-19, khusus penerima Program Keluarga Harapan (PKH) ada sekitar 266 warga Desa Wonomlati, 144 warga desa Cangkring di Kecamatan Krembung, dan 171 warga Desa Bulang tidak mampu mendapatkan bantuan beras dengan merk Bulog Dalam kondisi tidak layak untuk dikonsumsi
“Beras dari Buloq bulan September ini, berbau apek berwarna kuning. Saya ini warga tidak mampu, diberi beras kita ucapkan terima kasih. Tapi, yaa….jangan dengan kualitas seperti ini jelek,” Ujar Bu W, Warga KPM Desa Wonomelati yang meminta namanya disamarkan.
Bantuan Sosial Beras (BSB) yang diterima warga Sidoarjo sebanyak 15 kilo tiap bulan dan hanya diterimakan selama 3 bulan saja . Bantuan beras dari Kemensos, Distributornya adalah Perum Bulog.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Dhamroni Chudlori mengatakan hampir tiap Tahun BPNT ada saja temuan beras tidak layak di konsumsi.
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
The post Warga Sidoarjo, Keluhkan Raskin Berwarna Kuning dan Apek appeared first on Memo Surabaya.
[ad_2]
Source link












