Example floating
Example floating
Peristiwa

Dua Tambahan Kasus, 14 Orang Pasien Positif Terkonfirmasi Covid- 19 di Kab Kediri Dinyatakan Sembuh

A. Daroini
×

Dua Tambahan Kasus, 14 Orang Pasien Positif Terkonfirmasi Covid- 19 di Kab Kediri Dinyatakan Sembuh

Sebarkan artikel ini

[ad_1]

Kediri, Memo

Baca Juga: YAKUZA MANEGES Den Gus Thuba dengan Tokoh Ormas / LSM Besar di Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Tempati Ruang Khusus Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

Jubir GTPP Covid- 19, dr. Ahmad Chotib, mereles perkembangan Kasus Covid- 19 di Kab Kediri, Senin (13/7/2020). Terdapat 2 (dua) tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri, yaitu 1 Klaster Surabaya 1 orang warga Desa Sumberejo Kecamatan Purwoasri, dirawat di RS HVA. 1 Klaster Baru 1 orang warga Desa Woromarto Kecamatan Purwoasri, dirawat di RS HVA.

Sementara itu 14 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 telah dinyatakan sembuh, yaitu 5 Klaster Pabrik Rokok Mustika 3 orang warga Desa Puhrubuh Kecamatan Semen, 1 orang warga Desa Bobang Kecamatan Semen, 1 orang warga Desa Sukorejo Kecamatan Ngasem.

Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi

4 Klaster Araya Tulungagung 1 orang warga Desa Keniten Kecamatan Mojo, 1 orang warga Desa Petok Kecamatan Mojo, 1 orang warga Desa Jambean Kecamatan Kras, 1 orang warga Desa Bulu Kecamatan Semen. 3 Klaster Desa Kedak 3 orang warga Desa Kedak Kecamatan Semen, 1 Klaster Desa Kwadungan, 1 orang warga Desa Kwadungan Kecamatan Ngasem, 1 Klaster Desa Toyoresmi, 1 orang warga Desa Toyoresmi Kecamatan Ngasem.

Selain itu terdapat revisi data. Satu orang pasien yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid- 19 tanggal 12 Juli 2020, bukan dari Desa Tegalan Kecamatan Kandat, melainkan dari Desa Kandat Kecamatan Kandat.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

The post Dua Tambahan Kasus, 14 Orang Pasien Positif Terkonfirmasi Covid- 19 di Kab Kediri Dinyatakan Sembuh appeared first on Memo Kediri |.