Example floating
Example floating
Daerah

Gelondongan Kayu Jati Ilegal Berhasil Diamankan Petugas Gabungan Polsek Arjasa

A. Daroini
×

Gelondongan Kayu Jati Ilegal Berhasil Diamankan Petugas Gabungan Polsek Arjasa

Sebarkan artikel ini

[ad_1]

Situbondo, MEMO
Truk bermuatan 29 gelondong kayu Jati ikegal berhasil di amankan Petugas gabungan antara Polsek Arjasa dengan petugas Perhutani RPH Bayeman, Situbondo, jawa timur.

Baca Juga: Reses M Hadi DPRD Jatim Asal Golkar Temukan Keluhan Warga Atas Kurang Singkronnya Kebijakan Walkot Kediri dengan Kadis

Gelondongan kayu jati ilegal di amnkan di Jalan Dusun Bendusa, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Situbondo, Senin (15/4/2019) sekitar pukul 06.30 WIB.

Dalam hal ini Polisi berhasil mengumpulkan barang bukti sebanyak 29 gelondong kayu jati illegal dan juga sopir truk bernama Abdul Haris (39), warga Dusun Dergung, Desa Curahtatal, Kecamatan Arjasa, dan pemilik kayu jati ilegal bernama Tohari (35), asal Dusun Bendusa, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Situbondo.

Baca Juga: Prestasi Luar Biasa Budaya Greatness Grup Merdeka Cetak Puluhan Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan di Sektor Tambang Hingga Raih Penghargaan K3

Diperoleh keterangan, penangkapan terhadap truk pengangkut kayu jati ilegal itu, berawal dari petugas gabungan yang sedang melakukan patroli di sekitar hutan. Nah, saat melintas di jalan Dusun Bendusa, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Situbondo, petugas gabungan berpapasan dengan truk yang sedang mengangkut 29 gelondong kayu jati.

Menurut keterangan yang di himpun, petugas mendapati ada truk bermuatan kayu jati, petugas langsung menghentikan truk tersebut lalu setelah memeriksa kelengkapan dokumen tentang kepemilikan kayu jati tersebut namun, pemilik kayu tidak dapat menunjukan dokumen tentang kepemilikan kayu jati tersebut, dan untuk mempertangung jawabkan perbuatannya, sopir truk, pemilik kayu jati dan gelondong kayu jati tersebut langsung digelandang ke Mapolsek Arjasa, Situbondo.

Baca Juga: Potensi Mendunia Bapperida Bondowoso Yakin Geopark Menguat 22 Anak Gunung Jadi Modal Besar Untuk Dongkrak Ekonomi Kreatif